Wanita asal Virginia divonis 25 tahun penjara atas pembunuhan penyewa kamarnya

Juri di Norfolk menyatakan Kristie Lynch (46) bersalah atas pembunuhan tingkat pertama pada September 2025 karena membunuh penyewa kamarnya yang difabel, Jose Moreno (45). Pada hari Jumat, Hakim Pengadilan Sirkuit Norfolk, David Lannetti, menjatuhkan hukuman 25 tahun penjara, sama dengan hukuman yang diterima suaminya, James Lynch (53), atas perannya dalam kejahatan tersebut. Jaksa menyebut serangan ini sebagai salah satu pembunuhan paling keji yang bisa dibayangkan.

Jose Moreno bertemu pasangan Lynch di gereja mereka pada tahun 2022 dan pindah ke apartemen mereka di Mariner's Way setelah ditawari tempat tinggal. Pria berusia 45 tahun yang menggunakan alat bantu jalan karena disabilitas fisik ini membayar sewa dari dana Supplemental Security Disability Income miliknya dan mengerjakan tugas-tugas rumah tangga. Pihak berwenang mengatakan pasangan tersebut menghukumnya secara fisik karena keterlambatan membayar sewa, pekerjaan rumah yang tidak selesai, dan karena berbicara bahasa Spanyol di telepon dengan keluarganya, bahkan terkadang menyita ponselnya setelah melakukan pemukulan. James Lynch mengakui telah melakukan hukuman berulang kali hingga insiden fatal pada 9 Agustus 2023, saat ia memukul kepala Moreno dengan wajan, diikuti pukulan dengan tongkat bisbol dan pencekikan menggunakan ikat pinggang serta tali anjing. Ia menolak mencari bantuan medis untuk korban agar tidak ditangkap. Kristie Lynch mengeklaim Moreno menyerangnya terlebih dahulu dan mendesak suaminya untuk "bertindak tegas" dan melakukan intervensi. James Lynch menggambarkan Moreno memiliki kekuatan seperti "iblis" terlepas dari disabilitas dan ukuran tubuhnya yang lebih kecil. Pasangan tersebut membiarkan mayatnya berada di apartemen selama dua hari sebelum menelepon 911 setelah berkonsultasi dengan seorang pendeta. Polisi menemukan Moreno dalam kondisi telanjang di dasar tangga, dipenuhi memar, luka sayat, dan bekas jeratan di leher. Otopsi mengonfirmasi kematian disebabkan oleh pencekikan dan trauma benda tumpul, dengan percikan darah di seluruh dapur, dinding, lantai, dan tangga. Selama persidangan, Asisten Senior Jaksa Wilayah, Emily Woodley, menyebutnya sebagai "salah satu cara paling keji untuk membunuh seseorang." Jaksa Wilayah Ramin Fatehi menyatakan pemukulan dan pencekikan berkepanjangan terhadap pria difabel yang mereka klaim telah dibantu itu "sangat mengejutkan." Kristie Lynch bersikeras bahwa ia tidak berpartisipasi dan menyebutkan kesulitan pribadi, seraya mengatakan kepada pengadilan, "Saya berharap suatu hari nanti mereka [keluarga Moreno] dapat menemukan ketulusan hati untuk memaafkan saya."

Artikel Terkait

A Michigan judge sentenced 59-year-old Randall Alan Grinwis to 32½ to 90 years in prison for second-degree murder in the 2024 strangling death of his girlfriend of 20 years, Donna Hyma. The killing occurred during an argument over living arrangements on New Year's Day. Grinwis was also convicted of stealing $1,800 from Hyma's brother.

Dilaporkan oleh AI

Christopher Blevins has been sentenced to 17 years in prison after pleading guilty to aggravated manslaughter in the death of his girlfriend, Laura Hughes. The 46-year-old strangled the 50-year-old mother of two before stuffing her body in a refrigerator and transporting it to Belleplain State Forest. Authorities discovered the remains in December 2024.

A 76-year-old Iowa man who admitted to killing his chronically ill wife to end her suffering has been sentenced to 50 years in prison. Richard Hoesing pleaded guilty to second-degree murder after originally facing first-degree charges. The judge imposed a mandatory minimum of 35 years before parole eligibility.

Dilaporkan oleh AI

A Michigan man has been convicted of first-degree murder for strangling his former girlfriend more than five years ago. Matthew Lewinski, 42, was found guilty on Thursday after a trial that included testimony about the discovery of the victim's remains.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak