Pria di Ohio divonis hingga 22,5 tahun penjara karena membunuh balita kekasihnya

Seorang hakim di Ohio menjatuhkan vonis 17 hingga 22,5 tahun penjara kepada Brian Moser (23) atas kematian putri kekasihnya yang berusia 2 tahun, Lilith Burkhardt, pada tahun 2025. Hukuman tersebut melampaui kesepakatan pengakuan bersalah setelah Moser mengaku bersalah atas dakwaan pembunuhan tidak berencana dan membahayakan anak. Hakim Brett Spencer menekankan perlunya hukuman maksimal dalam kasus yang melibatkan korban anak-anak.

Brian Moser akan menjalani hukuman 11 hingga 16,5 tahun penjara untuk pembunuhan tidak berencana dan tiga tahun masing-masing untuk dua dakwaan membahayakan anak, yang dijalankan secara berurutan, sebagaimana diperintahkan oleh Hakim Adams County Brett Spencer pada hari Selasa. Vonis ini melebihi kesepakatan pengakuan bersalah Moser yang berkisar antara 15 hingga 20 tahun. Sebelumnya, ia menghadapi dakwaan pembunuhan dengan ancaman hukuman 63 tahun hingga seumur hidup sebelum mengajukan kesepakatan terkait kematian Lilith Nova Burkhardt pada 1 Juli 2025 di Kompleks Apartemen Timber Ridge di West Union, Ohio. Otopsi oleh Kantor Koroner Montgomery County menyatakan penyebab kematian adalah mati lemas. Deputi dan tim medis menanggapi panggilan 911 Moser tepat setelah pukul 9 malam, di mana ia melaporkan menemukan balita tersebut tidak sadarkan diri di tempat tidur bersama dua saudarinya yang berusia 1 dan 5 tahun. Ketiga anak tersebut menunjukkan cedera yang signifikan, yang dikaitkan oleh Moser dengan 'hukuman fisik.' Ia awalnya menyangkal telah memukul mereka pada malam itu, namun kemudian mengakui bahwa tindakan pendisiplinan tersebut berkontribusi pada kematian Lilith. Saat pembacaan vonis, Moser meminta maaf kepada keluarga, menyebut kematian itu sebagai kecelakaan yang membuatnya 'trauma.' Hakim Spencer menolak ketentuan dalam kesepakatan tersebut dan menyatakan, 'Hanya hukuman maksimal yang memadai terkait upaya keadilan dalam kasus ini.' Ia menekankan kerentanan anak-anak: 'Meskipun anak-anak di bawah umur hanya mencakup sepertiga dari populasi kita, mereka benar-benar mencakup 100% dari masa depan kita.' Ayah Lilith menggambarkan sosok putrinya begitu ceria hingga 'memenuhi setiap sudut dunia keluarganya.' Jaksa mencatat bahwa Moser mengubah namanya dari Terri Smith III menjadi Brian Moser—mengikuti nama pembunuh berantai di serial 'Dexter'—beberapa hari sebelum kematian tersebut, karena ia 'sangat menyukai pembunuh berantai.' Ibu Lilith, Tien Hawkins, menghadapi dakwaan membahayakan anak dengan sidang pengakuan bersalah yang dijadwalkan pada 8 Mei.

Artikel Terkait

Seorang pria asal Pennsylvania menerima hukuman penjara pekan lalu karena membantu kekasihnya membunuh putrinya yang berusia 18 bulan pada tahun 2021. Maurice Davis, 34 tahun, divonis 24,5 hingga 50 tahun penjara setelah menyatakan tidak menyanggah atas dakwaan terkait. Anak tersebut, Li'Aziah Thomas, meninggal akibat trauma benda tumpul.

Dilaporkan oleh AI

Domenic Robert Falkner dijatuhi hukuman 15 tahun penjara di Wisconsin atas perannya dalam kematian Zoey Chafer, putri berkebutuhan khusus dari kekasihnya pada tahun 2021. Bocah berusia 4 tahun itu meninggal karena keracunan etanol akut dengan kadar alkohol dalam darah lebih dari tujuh kali lipat batas legal bagi orang dewasa. Kekasih Falkner, Samantha S. Smith, telah dijatuhi hukuman yang sama awal tahun ini.

Seorang hakim di Hamilton County menjatuhkan vonis 21 tahun hingga seumur hidup kepada Domynic Elahee pada hari Senin atas kasus penembakan yang menewaskan Jaeden Smith, 18 tahun, pada tahun 2025. Vonis tersebut dijatuhkan setelah persidangan juri bulan lalu terkait tuduhan pembunuhan dan penyerangan berat.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pria berusia 20 tahun asal Pennsylvania dijatuhi hukuman 22 hingga 44 tahun penjara pada Kamis atas pembunuhan tingkat tiga terhadap pacarnya yang sedang hamil.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak