Empat pria di Georgia menerima hukuman penjara atas penembakan dari dalam mobil tahun 2024 yang menewaskan Kyron Santino Zarco Smith yang berusia 3 tahun dan melukai seorang anak berusia 9 tahun di Athens. Para pria tersebut saat itu sedang mengincar seorang anggota geng saingan.
Terdakwa terakhir, Julian Cubillos yang berusia 19 tahun, mengaku bersalah minggu lalu atas tuduhan pembunuhan sukarela dan dijatuhi hukuman 20 tahun penjara. Tiga pria lainnya — Desmontrez Mathis berusia 24 tahun, Jayden Brown berusia 18 tahun, dan Dakious Echols berusia 20 tahun — dinyatakan bersalah atas pembunuhan berencana dan dakwaan lainnya, sehingga menerima hukuman seumur hidup. Penembakan tersebut terjadi pada 8 Maret 2024 di Hallmark Mobile Home Park. Jaksa mengatakan bahwa para pria tersebut, yang merupakan anggota geng Everybody Eats, melepaskan tembakan untuk meningkatkan status mereka di dalam kelompok tersebut. Peluru mengenai dada Kyron saat ia sedang duduk di sofa menonton televisi bersama anak berusia 9 tahun itu. Jaksa Agung Georgia, Chris Carr, mengatakan bahwa hasil ini memberikan sedikit kedamaian bagi keluarga sekaligus menekankan perlunya memerangi aktivitas geng. Ibu Kyron, Shanita Smith, mengatakan kepada media lokal bahwa ia merasa lega atas vonis tersebut setelah menunggu lama untuk mendapatkan keadilan. Para pelaku penembakan bermaksud menargetkan kakak tertua Kyron, menurut laporan. Keluarga tersebut kemudian pindah dari Athens.