Wanita di South Carolina divonis 21 tahun penjara atas pembunuhan tanpa rencana

Seorang wanita berusia 25 tahun di Spartanburg dijatuhi hukuman 21 tahun penjara pada hari Kamis setelah juri menyatakan dia bersalah atas pembunuhan tanpa rencana terkait kematian pacarnya akibat penembakan pada tahun 2023.

Zaria Aiyanna Owens juga dijatuhi hukuman lima tahun penjara secara bersamaan atas kepemilikan senjata selama tindak kejahatan kekerasan. Hukuman tersebut berasal dari kasus pembunuhan Tyquirez Rashad Sims yang berusia 21 tahun pada Agustus 2023 di luar kompleks apartemen di College Pointe Lane.

Jaksa penuntut mengatakan Owens dan Sims bertengkar mengenai kepindahannya. Dia mengambil pistol dan ponsel milik Sims. Saat Sims mengikutinya ke mobil bersama putranya yang berusia tiga tahun, Owens menembaknya sekali di bagian kepala dari jarak beberapa kaki. Sang anak tidak terluka.

Owens awalnya mengklaim tindakan membela diri, namun kemudian memberi tahu polisi bahwa dia melepaskan tembakan setelah bocah tersebut tersandung. Dia menyerahkan diri keesokan paginya. Wakil Jaksa Spenser Smith menyebut kasus ini sebagai contoh tragis kekerasan dalam rumah tangga yang berdampak pada dua keluarga dan dua anak kecil.

Artikel Terkait

Dewan juri menyatakan Rana Sievert bersalah atas pembunuhan tingkat pertama minggu lalu terkait penembakan fatal terhadap kekasihnya, Brianne Torres, pada tahun 2022. Para juri merekomendasikan hukuman penjara 35 tahun, dengan vonis resmi dijadwalkan pada 11 Juni.

Dilaporkan oleh AI

Seorang wanita asal Indiana telah dijatuhi hukuman 10 hingga 30 tahun penjara atas keterlibatannya dalam pembunuhan mantan pasangannya di Michigan pada tahun 2023.

Juri Lexington County menyatakan Scott M. Horton bersalah atas pembunuhan pada akhir Juni. Hakim Pengadilan Sirkuit Debra R. McCaslin menjatuhkan hukuman 45 tahun penjara tanpa pembebasan bersyarat pada hari Kamis.

Dilaporkan oleh AI

Briasha Stroud mengakui telah mencoba membunuh putranya yang berusia 12 tahun dengan menembak kepalanya dalam sebuah insiden di Ohio tahun lalu.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak