Seorang pria berusia 24 tahun asal Nevada dijatuhi hukuman 12 hingga 33 tahun penjara setelah mengaku bersalah atas pembunuhan tingkat dua dalam kasus penembakan yang menewaskan kekasih ibunya pada tahun 2025.
Akili Porter dijatuhi hukuman pada hari Kamis di Las Vegas karena membunuh Jamere Watley. Penembakan tersebut terjadi pada bulan September 2025 di rumah yang mereka tinggali bersama.
Catatan pengadilan menunjukkan Porter mengaku bersalah pada bulan Mei atas tuduhan pembunuhan tingkat dua dengan menggunakan senjata mematikan. Sebelumnya, ia menghadapi dakwaan pembunuhan terbuka.
Rekaman CCTV merekam kejadian tersebut, yang dipicu oleh pertengkaran mengenai pintu yang dibanting. Porter mengeklaim bahwa ia merasa terancam nyawanya, namun polisi menyatakan ia tampak tenang saat melakukan penembakan.
Saudara perempuan Watley, Jamillah Douthet, mengatakan kepada pengadilan bahwa pembunuhan tersebut telah direncanakan. Porter akan memenuhi syarat untuk mendapatkan pembebasan bersyarat setelah menjalani 12 tahun masa tahanan.