Justin Timberlake menggugat untuk blokir rilis footage penangkapan DWI-nya

Justin Timberlake mengambil tindakan hukum untuk mencegah rilis footage kamera body polisi dari penangkapannya DWI tahun 2024. Timnya mengajukan keluhan di pengadilan New York, mengutip kekhawatiran privasi. Meskipun ada kesepakatan plea yang menyegel video tersebut, outlet media masih mendorong akses.

Oh, sayang, Justin Timberlake mengira dia sudah meninggalkan kesalahan Sag Harbor itu di kaca spion, tapi tidak—kembali lagi seperti remix jelek. Menurut TMZ, tim hukum JT mengajukan keluhan pada Senin di Pengadilan Tinggi Suffolk County, New York, berargumen bahwa footage kamera body dari penangkapannya DWI Juni 2024 adalah 'pelanggaran privasi pribadi yang tidak beralasan'. Bisa salahkan dia? Mugshot viral itu dan meme 'merusak tur' sudah cukup berantakan. 😩 Mari putar ulang pita—atau lebih baik, pastikan tetap disegel. Musim panas 2024, Justin ditangkap di Sag Harbor karena dicurigai mengemudi dalam keadaan mabuk, membuat berita lebih cepat dari mengucap 'Cry Me a River'. Maju ke September 2024, dia membuat kesepakatan plea, menurunkan tuduhan menjadi pelanggaran lalu lintas ringan. Kantor Kejaksaan Distrik Suffolk County bahkan mengonfirmasi saat itu bahwa kamera body tidak akan terlihat, berkat kesepakatan penyegelan. Tapi inilah gosipnya: outlet media masih haus akan klip memalukan itu, menolak membiarkan JT 'Bye Bye Bye' drama ini selamanya. Yo Gossip menggemakan laporan TMZ, mencatat sakit kepala yang berkelanjutan meskipun kasus 'sudah selesai'. Sumber dekat masalah (yah, TMZ yang pecahkannya) bilang Justin hanya ingin menjaga momen pribadinya tetap pribadi. Wajar saja—bayangkan internet meledak lagi! 🔥 Jadi, apakah pengadilan akan berpihak pada JT dan mengunci footage itu, atau publik akan dapat pemutaran penuh? Pantau terus, karena pangeran pop ini belum menyerah.

Artikel Terkait

Body cam still of Justin Timberlake performing field sobriety test, struggling during DWI arrest in Sag Harbor, NY.
Gambar dihasilkan oleh AI

Video kamera tubuh penangkapan Justin Timberlake atas kasus DWI dirilis

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Rekaman kamera tubuh polisi dari penangkapan Justin Timberlake terkait kasus DWI pada Juni 2024 di Sag Harbor, NY, telah dirilis setelah ia mencabut gugatannya untuk mencegah hal tersebut. Video berdurasi 18 menit itu memperlihatkan JT kesulitan melakukan tes ketenangan lapangan dan temannya yang menyinggung referensi *NSYNC kepada polisi. Ia kemudian mengaku bersalah atas pelanggaran lalu lintas.

Dalam video kamera tubuh dari penangkapannya karena DWI pada Juni 2024 di Sag Harbor, NY—seperti yang terlihat dalam liputan berkelanjutan kami—Justin Timberlake melontarkan gurauan tentang dirinya yang dicatat sebagai 'kulit putih' di formulir, mengungkapkan keterkejutan karena harus bermalam di penjara, dan meminta klarifikasi atas dakwaan yang dikenakan.

Dilaporkan oleh AI

Jessica Biel dikabarkan telah memperingatkan Justin Timberlake bahwa ia akan meninggalkannya jika perilakunya tidak berubah, di tengah pengawasan baru akibat rekaman bodycam dari penangkapannya karena mengemudi dalam keadaan mabuk (DWI) pada tahun 2024. Orang dalam mengatakan tekanan pada pernikahan mereka meningkat, meskipun sumber lain menegaskan bahwa hal itu belum mencapai titik puncak. Pasangan yang menikah sejak 2012 dan memiliki dua putra ini telah melewati skandal masa lalu namun kini menghadapi rasa malu yang baru.

Hampir lima minggu setelah penangkapannya karena mengemudi dalam keadaan mabuk (DUI) pada 4 Maret, Britney Spears secara sukarela masuk ke fasilitas perawatan. Para pakar menekankan pentingnya rencana pasca-rehabilitasi yang terstruktur untuk memastikan keberhasilan jangka panjang, sementara mantan suaminya, Kevin Federline, menawarkan dukungan bersyarat. Sang putra, Jayden James Federline, baru-baru ini terlihat di Los Angeles.

Dilaporkan oleh AI

Rapper Afroman, whose real name is Joseph Foreman, won a civil lawsuit brought by seven Adams County, Ohio, sheriff's deputies who accused him of invasion of privacy and defamation for incorporating surveillance footage of a 2022 raid on his home into mocking music videos, including 'Lemon Pound Cake.' The officers sought $3.9 million in damages, but a jury rejected all claims after a three-day trial.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak