Juventus merebut kembali peringkat keempat di Serie A dengan kemenangan 3-0 atas Sassuolo

Juventus bangkit dari hasil imbang baru-baru ini dengan kemenangan meyakinkan 3-0 di markas Sassuolo pada Selasa, merebut kembali posisi keempat di Serie A. Penyerang Kanada Jonathan David bersinar dengan satu gol dan satu assist dalam pertandingan tersebut. Roma dan Como juga menang untuk memanaskan perebutan tiket Liga Champions.

Juventus mengakhiri masa sulit mini mereka dengan kemenangan dominan 3-0 atas Sassuolo di Serie A pada 6 Januari 2026, kembali ke posisi keempat dengan 36 poin dari 19 pertandingan. Hasil itu datang setelah hasil imbang frustrasi 1-1 di kandang melawan Lecce yang berada di dasar klasemen akhir pekan lalu, di mana Jonathan David gagal menendang penalti.

Pertandingan di markas Sassuolo dimulai cerah bagi Juventus, yang memimpin pada menit ke-16 ketika bek tuan rumah Tarik Muharemovic mengirim bola ke gawang sendiri. Tamu kesulitan mengonversi peluang di babak pertama tetapi membaik setelah istirahat. David, menebus kesalahannya sebelumnya, mengirim umpan untuk gol kedua Fabio Miretti pada menit ke-62. Satu menit kemudian, David mencetak gol sendiri, memanfaatkan sepakangin buruk kiper Sassuolo Arijanet Muric untuk mengunci tiga poin.

"Ini kemenangan yang datang di waktu yang tepat bagi saya, tapi yang terpenting kami kembali meraih kemenangan," kata David usai pertandingan. Pelatih Luciano Spalletti memuji penyerangnya: "Dia bermain sangat bagus; permainannya melawan Lecce sudah sangat baik hingga penalti itu, tapi bagi kami, dia tak punya apa-apa untuk dibuktikan."

Juventus kini berada tepat di belakang pemuncak Inter Milan (39 poin), AC Milan (38), dan juara Napoli (37), meski telah bermain dua laga lebih banyak dari tiga besar. Posisi mereka tertekan oleh Roma, yang juga punya 36 poin usai menang 2-0 tandang atas Lecce. Penyerang Irlandia Evan Ferguson membuka skor pada menit ke-14, diikuti Artem Dovbyk dari Ukraina pada menit ke-71—kemenangan tandang pertama Roma sejak 23 November.

Como, dengan 33 poin dan satu laga sisa, mengikuti dengan mengalahkan Pisa di dasar klasemen 3-0. Maximo Perrone mencetak gol pertama pada menit ke-68, diikuti Anastasios Douvikas dengan dua gol penalti pada menit ke-76 dan 96. Kiper Jean Butez menyelamatkan penalti akhir untuk menjaga clean sheet. Pelatih Como Cesc Fabregas meremehkan klasemen: "Saya tak pernah melihatnya, meski staf saya bilang lihat hari ini setelah kemenangan kami. Saya tak tertarik."

Pisa tetap di dasar dengan 12 poin, sejajar Fiorentina dan Verona, hanya menang sekali dalam 19 laga. Hasil-hasil ini memanaskan perebutan empat tiket Liga Champions seiring berjalannya musim.

Artikel Terkait

Alexis Sánchez celebrates his decisive substitute goal in Sevilla's 1-0 win over Real Sociedad at Ramón Sánchez-Pizjuán stadium.
Gambar dihasilkan oleh AI

Alexis Sánchez's substitute goal lifts Sevilla out of relegation zone in 1-0 win over Real Sociedad

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Substitute Alexis Sánchez scored the winner in the 50th minute as Sevilla defeated Real Sociedad 1-0 at the Ramón Sánchez-Pizjuán stadium, climbing to 37 points—one above Deportivo Alavés—with four LaLiga matches remaining. The victory, fueled by first-half dominance and staunch defense, was hailed by coach Luis García Plaza as a 'triumph of faith' amid their relegation battle.

Como 1907 secured a Champions League spot for next season with a 4-1 victory over Cremonese on the final matchday of the 2025/26 Serie A season.

Dilaporkan oleh AI

Napoli's goalless draw against Como on Saturday has all but handed the Serie A title to Inter Milan. Bayern Munich salvaged a 3-3 draw against Heidenheim in a thrilling Bundesliga encounter. Paris Saint-Germain were held 2-2 by Lorient, narrowing their Ligue 1 lead.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak