Pria Kentucky didakwa setelah serang pejalan kaki dengan golok karena dianggap orang asing

Jeremiah Page menghadapi dakwaan percobaan pembunuhan setelah menyerang seorang pria dengan golok di Louisville. Kepada polisi, ia mengaku melakukan hal tersebut karena menganggap korban sebagai orang asing. Insiden ini terjadi pada Senin malam di Preston Highway. Korban menderita luka yang mengancam nyawa, namun hingga kini masih selamat.

Pada Senin sekitar pukul 17.30, Jeremiah Page, 30 tahun, mendekati seorang pria yang sedang berjalan di trotoar di blok 7300 Preston Highway, Louisville, Kentucky. Menurut catatan penangkapan Departemen Kepolisian Louisville Metro yang dikutip oleh media lokal WLKY dan WHAS, para saksi dan rekaman video menunjukkan Page mengayunkan golok ke arah korban, mengenainya dua kali di kepala dan sekali di bahu. Korban, yang tidak bisa berbahasa Inggris, dilarikan ke rumah sakit dengan luka yang mengancam nyawa, namun kondisinya cukup stabil untuk berbicara dengan petugas di tempat kejadian. Polisi mengonfirmasi bahwa korban masih hidup hingga Rabu, meskipun tidak ada pembaruan lebih lanjut mengenai kondisinya. Page sempat melarikan diri namun segera ditemukan di dekat lokasi kejadian dengan golok masih di tangannya. Setelah dibacakan hak-hak Miranda-nya, ia mengakui perbuatannya dan mengeklaim bahwa pria tersebut telah masuk tanpa izin ke tanah miliknya, serta menargetkan korban karena ia dianggap sebagai orang asing. Penyelidik menyatakan bahwa Page juga mengklaim dirinya adalah pemilik seluruh wilayah Louisville. Page telah menjalani sidang di pengadilan pada Selasa, di mana jaminannya ditetapkan sebesar 750.000 dolar AS. Ia dijadwalkan kembali ke pengadilan pada 17 April.

Artikel Terkait

Seorang warga Florida berusia 60 tahun menghadapi dua dakwaan penyerangan berat setelah diduga mengonfrontasi dua remaja menggunakan pisau daging dan pisau dapur karena kebisingan dari go-kart.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pria berusia 23 tahun asal Utah menghadapi dakwaan pembunuhan berat setelah diduga menikam seorang kenalannya yang berusia 28 tahun hingga tewas di luar rumahnya di Springville pada dini hari tanggal 11 Juli.

Seorang pria berusia 36 tahun di Louisville telah didakwa melakukan pembunuhan setelah pihak berwenang menyatakan bahwa ia menikam ayahnya hingga tewas dalam sebuah insiden rumah tangga. Korban sebelumnya pergi ke lokasi kejadian untuk membantu menenangkan putranya.

Dilaporkan oleh AI

Two men aged 19 and 20 have been charged with attempted murder after severing a young man's hand with a machete in Gröndal, southern Stockholm, last year. The attack occurred by mistake as the perpetrators believed the victim was someone else.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak