Jeremiah Page menghadapi dakwaan percobaan pembunuhan setelah menyerang seorang pria dengan golok di Louisville. Kepada polisi, ia mengaku melakukan hal tersebut karena menganggap korban sebagai orang asing. Insiden ini terjadi pada Senin malam di Preston Highway. Korban menderita luka yang mengancam nyawa, namun hingga kini masih selamat.
Pada Senin sekitar pukul 17.30, Jeremiah Page, 30 tahun, mendekati seorang pria yang sedang berjalan di trotoar di blok 7300 Preston Highway, Louisville, Kentucky. Menurut catatan penangkapan Departemen Kepolisian Louisville Metro yang dikutip oleh media lokal WLKY dan WHAS, para saksi dan rekaman video menunjukkan Page mengayunkan golok ke arah korban, mengenainya dua kali di kepala dan sekali di bahu. Korban, yang tidak bisa berbahasa Inggris, dilarikan ke rumah sakit dengan luka yang mengancam nyawa, namun kondisinya cukup stabil untuk berbicara dengan petugas di tempat kejadian. Polisi mengonfirmasi bahwa korban masih hidup hingga Rabu, meskipun tidak ada pembaruan lebih lanjut mengenai kondisinya. Page sempat melarikan diri namun segera ditemukan di dekat lokasi kejadian dengan golok masih di tangannya. Setelah dibacakan hak-hak Miranda-nya, ia mengakui perbuatannya dan mengeklaim bahwa pria tersebut telah masuk tanpa izin ke tanah miliknya, serta menargetkan korban karena ia dianggap sebagai orang asing. Penyelidik menyatakan bahwa Page juga mengklaim dirinya adalah pemilik seluruh wilayah Louisville. Page telah menjalani sidang di pengadilan pada Selasa, di mana jaminannya ditetapkan sebesar 750.000 dolar AS. Ia dijadwalkan kembali ke pengadilan pada 17 April.