Kim Hyun Joong bahas kontroversi penganiayaan masa lalu dalam wawancara

Idola K-Pop Kim Hyun Joong membuka diri tentang kontroversi penganiayaan 2014-nya selama penampilan YouTube baru-baru ini. Ia merefleksikan pertarungan hukum dengan mantan pacarnya dan penerimaannya terhadap hasilnya. Diskusi menyoroti tantangan yang dihadapi selebriti di bawah pengawasan publik.

Pada 27 Februari 2026, aktor dan penyanyi Kim Hyun Joong tampil di saluran YouTube “B-Level Studio” dalam episode berjudul B-Level Hearing RE:BOOT. Selama wawancara, ia membahas kontroversi penganiayaan yang melibatkan mantan pacarnya, Nona A, yang dimulai pada 2014 ketika ia didakwa atas tuduhan menganiaya wanita tersebut. Kim menjelaskan, “Meskipun itu situasi di mana saya mendorongnya, itu diakui sebagai penganiayaan, jadi saya didenda ₩5.00 juta KRW (sekitar $3.490 USD) melalui putusan ringkas, dan saya bersedia membayar jumlah itu. Saya tidak menyangka masalah ini akan membesar sejauh ini.”Nona A mengklaim hamil anaknya dan mengajukan gugatan perdata ganti rugi sebesar ₩1.60 miliar KRW (sekitar $1,12 juta USD). Kim menggugat baliknya atas fitnah berdasarkan klaim palsu. Setelah melahirkan, tes DNA mengonfirmasi anak itu miliknya, dan Kim akhirnya memenangkan kasus setelah pertarungan hukum yang panjang. Ia mencatat, “Butuh waktu sangat lama untuk dibebaskan, dan selama itu, saya tidak untung atau rugi banyak.” Ketika ditanya apakah ia merasa dirugikan, Kim menjawab, “Saya tidak merasa dirugikan. Tidak perlu merasa dirugikan. Saya pikir begitulah adanya. Selebriti menyadari bahwa dinyatakan tidak bersalah tidak benar-benar berarti mereka dibebaskan.”Merefleksikan lebih lanjut, Kim menyatakan, “Ada penyesalan, tapi saya tahu saya tidak bisa mengulang masa lalu. Saya tidak terjebak di masa lalu. Saya percaya masa depan yang akan saya jalani adalah yang terpenting.” Wawancara juga membahas kehidupan saat ini, termasuk bertani jagung dan rencana promosi dengan grup proyek FIVE O ONE bersama Heo Young Saeng dan Kim Kyu Jong untuk memperingati ulang tahun ke-20 debut SS501. Pada 2022, Kim menikah dengan cinta pertamanya dan memiliki putra. Laporan terkait menggambarkan pertarungan hukum berlangsung lima tahun dan melibatkan isu kehamilan mantan pacar dan tuduhan penganiayaan.

Artikel Terkait

Actor Lee Jae-ryong handcuffed by police during DUI arrest on rainy Seoul street, with onlookers and flashing lights.
Gambar dihasilkan oleh AI

Aktor Lee Jae-ryong menghadapi kecaman atas insiden DUI ketiga

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Aktor Korea Selatan Lee Jae-ryong ditangkap karena pelanggaran mengemudi mabuk ketiganya pada 6 Maret 2026, memicu kritik publik yang meluas. Insiden ini menyebabkan penghapusan episode TV terbaru yang menampilkannya serta penyelidikan polisi yang menganalisis rekaman black box. Kontroversi ini juga memengaruhi comeback drama mendatang istrinya, aktris Yoo Ho-jeong.

A shaman known for close ties to former first lady Kim Keon Hee has appealed a court ruling sentencing him to six years in prison for accepting bribes from the Unification Church. The Seoul Central District Court convicted Jeon Seong-bae, better known as Geonjin, of colluding with Kim to receive goods worth 80 million won ($55,000) in 2022, along with other offenses. Special counsel Min Joong-ki's team has also appealed the ruling, which acquitted him of violating the Political Funds Act.

Dilaporkan oleh AI

Former President Yoon Suk Yeol and his wife Kim Keon Hee faced separate trials at the Seoul Central District Court on Tuesday over corruption allegations, the second such instance. Correctional officials arranged their appearances to avoid crossing paths, as they did not meet during a similar court date in November.

South Korea's Supreme Court has finalized a ruling ordering a Japanese construction firm to compensate the family of a wartime forced labor victim. The 22-year-old victim, surnamed Park, was conscripted in October 1944 at the firm's Fukushima office and died the following February. The decision upholds a 2018 top court ruling affirming victims' rights to seek damages.

Dilaporkan oleh AI

Gender Equality Minister Won Min-kyong issued South Korea's first official government apology to former sex workers whose rights were violated in brothels around U.S. military bases. The statement was released on the eve of International Women's Day.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak