Dalam memoar barunya 'Kids, Wait Till You Hear This!', Liza Minnelli menceritakan memiliki dua tunangan dan seorang suami secara bersamaan pada 1973. Buku itu mengungkap pertunangannya dengan Peter Sellers saat masih menikah dengan Peter Allen dan bertunangan dengan Desi Arnaz Jr. Minnelli merefleksikan kekacauan kehidupan pribadinya di tengah karier showbiz-nya.
Memoar Liza Minnelli 'Kids, Wait Till You Hear This!' menawarkan wawasan jujur tentang sejarah romantisnya yang penuh gejolak, khususnya tumpang tindih yang luar biasa pada 1973. Saat itu, tak lama setelah bertemu dengan aktor dan komedian Inggris Peter Sellers di London, Minnelli mengumumkan pertunangan mereka. Namun, ia masih menikah dengan suami pertamanya, entertainer Australia Peter Allen, dan juga bertunangan dengan teman masa kecilnya Desi Arnaz Jr., putra dari bintang TV terkenal Lucille Ball dan Desi Arnaz. Minnelli, yang dengan menawan menyebut dirinya 'the original nepo baby' dalam buku itu karena orang tuanya yang terkenal—Judy Garland dan Vincente Minnelli—mengadakan konferensi pers untuk mengakhiri satu pertunangan dan memulai yang lain dengan Sellers, yang baru saja ia temui. 'What on earth was I thinking, holding a press conference to announce the end of one engagement and the beginning of another? With a man I had just met and barely knew?' tulisnya. Ia menambahkan, 'Things can get pretty wild at Casa Minnelli...well, that’s life in showbiz.' Pertunangan dengan Sellers ternyata singkat, hanya sekitar sebulan sebelum mereka putus. Memoar itu juga membahas aspek lain dari kehidupan Minnelli, termasuk persahabatannya dengan Princess Diana, pengalaman buruk bekerja dengan Gene Hackman, dan perselingkuhannya dengan Martin Scorsese, yang digambarkan memiliki 'more layers than lasagna.' Sekarang sebagai perempuan yang bercerai empat kali yang mendekati usia 80, Minnelli tetap optimis tentang romansa. Ia berbagi preferensi kencannya yang ideal: 'Ideally, I’d like to date an older elegant man who dresses beautifully and is filthy rich. Then I’d like to date a 40-year-old guy who is passionate about something. I don’t care what. Then I’d like to date an 18-year-old, who I see twice a week and whose name I don’t know.' Buku itu menyoroti sisi liar dan tidak tersaring dari kemewahan Hollywood lama melalui mata Minnelli.