Luka Modric tuduh ofisial tidak adil setelah Kroasia tersingkir

Kapten Kroasia Luka Modric mengkritik ofisial pertandingan setelah kekalahan timnya di babak 32 besar dari Portugal di Piala Dunia. Ia mengeklaim keputusan-keputusan yang diambil lebih menguntungkan tim yang lebih besar dan menyatakan tidak ada bukti pendukung untuk keputusan-keputusan krusial tersebut.

Modric berbicara setelah Kroasia kalah 2-1 di Toronto pada 2 Juli. Ivan Perisic membawa Kroasia unggul, namun penalti Ronaldo dan sundulan Goncalo Ramos di menit-menit akhir memastikan kemenangan Portugal. Tinjauan VAR menganulir gol penyama kedudukan Josko Gvardiol di masa tambahan waktu.

Modric, dalam laga yang kemungkinan menjadi penampilan internasionalnya yang ke-202 sekaligus terakhir, mengatakan tidak ada bukti bahwa Igor Matanovic menyentuh bola dalam keputusan offside tersebut. Ia juga mempermasalahkan penalti yang diberikan terhadap Nikola Vlasic, dengan menyatakan bahwa kedua pemain saling mendorong.

"Kami pantas mendapatkan hasil yang lebih baik. Beberapa hal tidak berjalan sesuai keinginan kami," ujar Modric kepada media Kroasia. Ia menambahkan bahwa VAR seharusnya hanya melakukan intervensi pada kesalahan yang jelas dan menuduh ofisial bertindak selektif tergantung pada besar kecilnya tim.

Gelandang Real Madrid berusia 41 tahun itu kini diperkirakan akan pensiun dari sepak bola setelah karier yang mencakup enam gelar juara Liga Champions.

Artikel Terkait

Ivan Perisic celebrates scoring for Croatia against Portugal in the World Cup.
Gambar dihasilkan oleh AI

Perisic gives Croatia lead over Portugal at World Cup

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Ivan Perisic scored early in the second half to put Croatia ahead of Portugal in their World Cup Round of 32 match in Toronto.

Luka Modric is expected to decide on his playing future after Croatia's World Cup campaign this summer. The 40-year-old midfielder has uncertainty about continuing beyond the tournament in North America.

Dilaporkan oleh AI

Croatia will aim to secure their first win of the 2026 World Cup when they take on Panama in Toronto on Tuesday night. The match marks a personal milestone for veteran midfielder Luka Modric, who is set to earn his 200th international cap.

UEFA has confirmed it will not adopt FIFA's new rule that mandates red cards for players covering their mouths during confrontations. European football's governing body said referees will assess each incident on its own merits. The decision applies to its club competitions including the Champions League.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak