Kroasia bertekad meraih kemenangan pertama mereka di Piala Dunia 2026 saat menghadapi Panama di Toronto pada Selasa malam. Pertandingan ini menandai tonggak sejarah pribadi bagi gelandang veteran Luka Modric, yang akan mencatatkan penampilan internasionalnya yang ke-200.
Modric, 40 tahun, diperkirakan akan tampil sejak awal dalam formasi 4-2-3-1 bersama gelandang Manchester City, Mateo Kovacic. Ia akan menjadi pemain keempat dalam sejarah yang mencapai 200 penampilan untuk negaranya, menyusul Cristiano Ronaldo, Bader Al-Mutawa, dan Lionel Messi.
Rekan-rekan setimnya telah memberikan penghormatan atas pencapaian tersebut. Gelandang Petar Sucic mengatakan bahwa sulit untuk mencapai dan bertahan di level ini, seraya menyebut Modric sosok yang spesial. Penyerang Andrej Kramaric menggambarkan angka tersebut sebagai sesuatu yang benar-benar luar biasa dan berterima kasih kepada sang kapten.
Panama, yang tidak memiliki kendala cedera, akan menurunkan susunan pemain yang sama saat mereka menghadapi Ghana di pertandingan pembuka. Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, diperkirakan akan menunjuk Livakovic di posisi penjaga gawang dengan Josko Gvardiol dan Ivan Perisic juga masuk dalam susunan pemain.
Format turnamen yang diperluas menjaga harapan Kroasia tetap hidup meskipun mereka menelan kekalahan di laga pembuka melawan Inggris. Panama akan berusaha merusak momen tersebut setelah kebobolan gol di menit akhir dalam kekalahan 1-0 mereka dari Ghana.