Mamdani sebut AIPAC sebagai monster dalam unjuk rasa untuk para kandidat

Wali Kota New York City, Zohran Mamdani, menyebut American Israel Public Affairs Committee sebagai monster dalam sebuah unjuk rasa yang mendukung tiga kandidat kongres.

Mamdani berbicara pada acara tersebut pada atau sebelum 22 Juni 2026, untuk para kandidat Brad Lander di NY-10, Claire Valdez di NY-7, dan Darializa Avila Chevalier di NY-13. Ia mengatakan kepada para pendukung bahwa AIPAC takut demokrasi berjalan sesuai jalurnya serta berakhirnya genosida dan perang Netanyahu.

Wali kota tersebut menyatakan, “Sekarang adalah zamannya para monster. Monster-monster ini mengambil banyak bentuk saat ini. … AIPAC, bagi mereka satu-satunya hal yang lebih menakutkan daripada demokrasi yang dibiarkan berjalan sesuai jalurnya adalah berakhirnya genosida dan perang Netanyahu. Kita tidak perlu lagi hidup dalam ketakutan akan monster.”

Sebuah super PAC pro-Palestina bernama American Priorities menghabiskan $2 juta untuk mendukung ketiga kandidat tersebut. AIPAC memberikan $377.000 kepada anggota DPR Dan Goldman di NY-10 dan sekitar $140.000 kepada anggota DPR Adriano Espaillat di NY-13.

Artikel Terkait

Mayor Zohran Mamdani addressing media outside the controversial Brooklyn coffee shop regarding the incident with Rep. Dan Goldman.
Gambar dihasilkan oleh AI

New York Mayor Breaks Silence on Coffee Shop Controversy

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

New York City Mayor Zohran Mamdani responded Tuesday to criticism of a Brooklyn coffee shop that refused service to Rep. Dan Goldman over his views on Israel. The Department of Justice has opened an investigation into the chain. Goldman, facing a primary election, said the incident reflected a sad state of affairs.

Democratic congressional candidate and former New York City comptroller Brad Lander addressed an audience at a Queens mosque on May 21, reciting a Quran verse while criticizing U.S. support for Israel and outlining hopes of partnering with progressive lawmakers in Congress.

Dilaporkan oleh AI

Jewish members of Congress face direct violent threats from both political extremes.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak