Pria didakwa atas pembunuhan tidak berencana dalam penikaman di SPBU Virginia

Seorang pria berusia 20 tahun tewas setelah ditikam saat terjadi perkelahian di sebuah SPBU Shell di Dumfries, Virginia, pada Minggu dini hari. Polisi menangkap seorang karyawan berusia 42 tahun dan mendakwanya dengan pasal pembunuhan tidak berencana.

Insiden tersebut terjadi sekitar tengah malam pada hari Minggu di SPBU Shell di Dumfries Road. Pihak berwenang mengatakan korban terlibat dalam perselisihan fisik dengan seorang karyawan, yang kemudian mengeluarkan pisau dan menikamnya sekali di bagian tubuh atas. Korban jatuh tersungkur di dekat pompa bensin dan dinyatakan meninggal di tempat kejadian meskipun telah mendapatkan upaya pertolongan dari tim medis.

Artikel Terkait

A 20-year-old man was charged with murder after allegedly stabbing his mother multiple times at her home in Drexel Hill, Pennsylvania. Authorities said the attack followed an argument, after which the suspect fled in the victim's vehicle.

Dilaporkan oleh AI

A 39-year-old woman and her dog were killed, and three others were stabbed in a road rage incident on the Washington D.C. beltway on Sunday. Virginia State Police shot the suspect, who later died from his injuries. Authorities have ruled out terrorism as a motive.

Two men aged 19 and 20 have been charged with attempted murder after severing a young man's hand with a machete in Gröndal, southern Stockholm, last year. The attack occurred by mistake as the perpetrators believed the victim was someone else.

Dilaporkan oleh AI Fakta terverifikasi

Ruben Guanipa Ramirez, 26, a Venezuelan national, was indicted in Suffolk County on an attempted murder charge after prosecutors said he stabbed an acquaintance on Gilgo Beach in late February. Authorities said the two had played pool earlier that night before driving to the remote Long Island beach, where the victim fought back and escaped.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak