Crowds of Manchester City and Liverpool fans gather outside the Etihad Stadium ahead of a crucial Premier League match in the title race.
Crowds of Manchester City and Liverpool fans gather outside the Etihad Stadium ahead of a crucial Premier League match in the title race.
Gambar dihasilkan oleh AI

Manchester City menghadapi Liverpool dalam perburuan gelar Premier League

Gambar dihasilkan oleh AI

Manchester City menjamu Liverpool di Etihad Stadium pada hari Minggu dalam pertemuan krusial Premier League, dengan kedua tim berusaha memperkecil jarak dengan pemimpin Arsenal. Para juara berada di posisi kedua dan ketiga masing-masing, terpisah satu poin, setelah kemenangan terbaru di kompetisi domestik dan Eropa. Pertandingan ini menghidupkan kembali persaingan sengit yang telah mendefinisikan perburuan gelar terbaru.

Pertemuan Premier League antara Manchester City dan Liverpool dimulai pukul 16:30 GMT pada 9 November 2025 di Etihad Stadium di Manchester. Kedua tim memasuki pertandingan dalam kondisi form yang membaik setelah ketidakkonsistenan awal musim. City, yang dikelola oleh Pep Guardiola, hanya kalah sekali dalam 13 pertandingan terakhir di semua kompetisi. Mereka meraih kemenangan 4-1 atas Borussia Dortmund di Liga Champions tengah minggu, dengan Phil Foden mencetak dua gol—gol Eropa pertamanya musim ini—dan Erling Haaland mencetak gol ke-18 untuk klub musim ini. Rayan Cherki menambahkan gol telat. Di liga, City mengalahkan Bournemouth 3-1, dengan Haaland mencetak dua gol dan Nico O'Reilly satu.

Liverpool, di bawah Arne Slot, telah bangkit dari enam kekalahan dalam tujuh pertandingan dengan memenangkan dua pertandingan terakhir: 2-0 melawan Aston Villa, dengan gol dari Mohamed Salah dan Ryan Gravenberch, dan 1-0 atas Real Madrid, berkat sundulan Alexis Mac Allister. Virgil van Dijk menekankan soliditas pertahanan, menyatakan: "Kami memiliki kualitas untuk menyakiti siapa pun dalam serangan balik – itu dimulai dengan pertahanan." Slot menggambarkan pertandingan ini mirip dengan 'Clasico', menambahkan: "Apa yang saya sukai dari tim Pep Guardiola adalah bahwa 10 dari 10 kali Anda mendapatkan apa yang Anda harapkan – pertandingan sepak bola yang hebat."

Guardiola menyatakan kegembiraan, mengatakan: "Saya sangat ingin bermain melawan Liverpool," dan memuji kembalinya Foden: "Phil sudah kembali." Rekor head-to-head menunjukkan Liverpool unggul dengan 110 kemenangan dibandingkan 60 City dalam 218 pertemuan, termasuk kemenangan ganda 2-0 atas City musim lalu.

Berita tim menunjukkan City mungkin menyambut kembali Rodri setelah cedera, dengan skuad yang sepenuhnya fit selain itu. Liverpool akan absen Alisson Becker, dengan Giorgi Mamardashvili di gawang; Alexander Isak diragukan karena masalah selangkangan, tetapi Conor Bradley dan Andy Robertson siap memulai di pertahanan.

Susunan prediksi bervariasi sedikit, tetapi City mungkin berbaris dengan Donnarumma; Nunes, Dias, Gvardiol, O'Reilly; Rodri, Gonzalez; Cherki, Foden, Doku; Haaland. Untuk Liverpool: Mamardashvili; Bradley, Konate, van Dijk, Robertson; Gravenberch, Mac Allister; Salah, Szoboszlai, Wirtz; Ekitike.

Arsenal bisa memimpin hingga 10 poin saat kickoff, meningkatkan taruhan untuk pertemuan krusial ini.

Artikel Terkait

Unai Emery passionately discusses Aston Villa's biggest test against Arsenal at a press conference, with Emirates Stadium in the background.
Gambar dihasilkan oleh AI

Emery sebut laga Arsenal sebagai ujian terbesar Villa

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Unai Emery menyebut pertandingan Aston Villa melawan Arsenal yang akan datang sebagai tantangan tersulit mereka sejauh ini dalam perebutan gelar Premier League. Villa tertinggal tiga poin dari pemuncak klasemen setelah meraih 11 kemenangan beruntun di semua kompetisi. Laga di Emirates datang hanya beberapa minggu setelah kemenangan dramatis 2-1 Villa atas Arsenal di kandang.

The 2026 Formula 1 season opens on March 8 at the Australian Grand Prix in Melbourne's Albert Park, launching a new era with smaller redesigned cars, 50% electrified hybrid engines, active aerodynamics replacing DRS, and an expanded 11-team grid including newcomers Cadillac and Audi. Defending champion Lando Norris of McLaren faces strong preseason favorites Mercedes and George Russell (+200 odds), with Ferrari and Red Bull close behind; Aston Martin struggled in testing despite Adrian Newey's leadership. US broadcasts shift to Apple TV, and fans can submit championship predictions until March 6.

Dilaporkan oleh AI

Mercedes has won the first two grands prix and a sprint race of the 2026 Formula 1 season, prompting questions about whether any team can challenge for both titles. A panel of Motorsport.com journalists offers varied opinions on the Silver Arrows' lead after races in Australia and China. While some see inevitable victory, others highlight potential threats from Ferrari and internal factors.

Lando Norris, the 2025 Formula 1 world champion, expressed increased confidence and a more relaxed mindset as he prepares to defend his title in the upcoming season. The McLaren driver, who clinched the championship by two points in Abu Dhabi after a tight battle with teammate Oscar Piastri and Red Bull's Max Verstappen, highlighted his unchanged ambition to win again despite major regulatory changes. Norris shared these thoughts during McLaren's 2026 season launch and pre-season testing.

Dilaporkan oleh AI

Building on earlier coverage of the 2026 Chinese Grand Prix's history and format, Mercedes heads to Shanghai International Circuit atop the standings after a dominant Australia 1-2. Ferrari eyes a challenge with strong race pace, as teams tackle the season's first sprint under new regulations and a tight schedule.

As the 2026 Formula One season opens in Melbourne, Williams team principal James Vowles discusses pre-season challenges and ambitious goals. The team missed initial testing due to delays but recovered in Bahrain. Meanwhile, Middle East conflict has prompted F1 to charter flights for key personnel to ensure the event proceeds smoothly.

Dilaporkan oleh AI

As Middle East tensions intensify following US and Israeli strikes on Iran, Formula 1 is unlikely to find last-minute substitutes for the threatened Bahrain (April 12) and Saudi Arabian (April 19) Grands Prix, prioritizing safety over maintaining a full 24-race calendar despite teams' revenue concerns. This follows earlier disruptions including a cancelled Pirelli test and travel chaos.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak