Penalti akhir Erling Haaland mengunci kemenangan dramatis 2-1 Manchester City atas Liverpool, menyusutkan keunggulan Arsenal di Premier League menjadi enam poin. Tembakan bebas gemilang Dominik Szoboszlai sempat memimpin tuan rumah, tapi Bernardo Silva menyamakan skor sebelum Haaland mencetak gol di injury time. Szoboszlai dikartu merah akhir saat City menyelesaikan doble liga atas Liverpool untuk pertama kali sejak 1937.
Manchester City melakukan comeback luar biasa di akhir laga untuk mengalahkan Liverpool 2-1 di Anfield pada 8 Februari 2026, menjaga harapan gelar Premier League tetap hidup. Pertandingan rivalitas klasik ini melihat City tertinggal hingga menit-menit akhir sebelum ketangguhan dan momen krusial membalikkan keadaan. Liverpool memulai kuat di babak kedua setelah periode pertama yang hati-hati di mana kedua tim tak ciptakan peluang jelas. Erling Haaland memiliki tembakan awal yang ditepis Alisson Becker, tapi skor tetap 0-0 saat turun minum. Tim Arne Slot mendapat momentum pasca-istirahat, dengan Hugo Ekitike dan Mohamed Salah hampir mencetak gol. Terobosan datang di menit 74 ketika Dominik Szoboszlai menggulung tendangan bebas indah ke sudut atas, tak memberi kesempatan pada Gianluigi Donnarumma milik City. Namun, City tak menyerah. Di menit 84, Bernardo Silva memvolley sundulan empuk Haaland untuk menyamakan kedudukan, mengekspos pertahanan Liverpool. Momen penentu tiba di menit ketiga injury time: Alisson melanggar Matheus Nunes di kotak penalti, dan Haaland dengan tenang mengeksekusi penalti untuk gol Premier League pertamanya di Anfield. Szoboszlai, yang memainkan Silva onside saat gol penyama, kemudian dikartu merah karena menarik Haaland saat serangan akhir Liverpool. Tembakan jarak jauh Rayan Cherki dibatalkan karena pelanggaran di akhir yang kacau. Pasca-pertandingan, Slot menyesali hasilnya: «Lagi-lagi pertandingan hebat Liverpool-Man City... Hasil yang sangat mengecewakan.» Guardiola memuji semangat timnya: «Saya sangat bangga kami menang... Di akhir, keyakinan dari kapten kami; karakternya, kepribadiannya, tak menyerah.» Hasil ini mengangkat City ke posisi kedua, enam poin di belakang Arsenal, sementara Liverpool bertahan di peringkat enam, lima poin dari Manchester United di posisi keempat. Catatan, City mencapai doble liga pertama atas Liverpool sejak 1936/37, dan Liverpool kini kebobolan empat gol pemenang menit 90 musim ini—terbanyak dalam satu musim Premier League.