Matt Walsh dan Michael Knowles berbicara di acara TPUSA di University of Idaho

Matt Walsh dan Michael Knowles dari The Daily Wire berbicara di University of Idaho pada Selasa malam sebagai bagian dari tur kampus Turning Point USA. Mereka mengkritik kekerasan politik dari kelompok kiri dan mendebat ideologi transgender dengan anggota audiens. Acara ini menghormati warisan pendiri TPUSA Charlie Kirk, yang dibunuh September lalu.

Walsh dan Knowles mengutuk kekerasan politik baru-baru ini, termasuk upaya pembunuhan terhadap Presiden Trump Sabtu lalu di acara makan malam White House Correspondents' dinner. Walsh menggambarkan manifesto pelaku sebagai manifesto yang dipenuhi dengan 'poin-poin pembicaraan Demokrat arus utama' tetapi 'sangat, sangat lemah,' menyebut radikal sayap kiri sebagai orang yang 'kejam, jahat, tidak berjiwa, dan kutu buku yang norak.' Knowles memuji dakwaan kedua terhadap mantan Direktur FBI James Comey atas ancaman terhadap Trump sebagai 'awal yang sangat baik' dan menyerukan penuntutan terhadap pihak lain, termasuk Hassan Piker dan Demokrat yang telah mendesak kekerasan terhadap kaum konservatif. 'Kita telah memulai dengan sangat baik dengan pemerintahan ini, dan kita membutuhkan lebih banyak lagi,' kata Knowles kepada audiens yang diselenggarakan oleh cabang TPUSA universitas tersebut. Ini adalah satu dari lima kunjungan kampus bulan April untuk menghormati Charlie Kirk, yang tewas di Utah Valley University September lalu. Interaksi audiens berfokus pada masalah transgender. Seorang mahasiswa yang mengidentifikasi diri sebagai transgender menuduh Walsh menyalahartikan data tentang penembak massal. Walsh menjawab, 'Sebagai seseorang yang percaya bahwa wanita memiliki penis, Anda bukanlah orang yang pantas menceramahi orang lain karena berbohong,' seraya menambahkan bahwa 'transgenderisme itu sendiri adalah kebohongan.' Dia mendefinisikan perilaku 'groomer' sebagai perilaku yang melibatkan ratu waria (drag queen) yang tampil untuk anak-anak, anak-anak berpakaian seperti ratu waria, atau pengebirian kimia terhadap anak di bawah umur. Mahasiswa tersebut membalas dengan contoh pertunjukan ratu waria di panti jompo, yang mendorong Walsh untuk menyindir, 'Sekarang Anda juga melakukan grooming terhadap nenek-nenek? Mengapa harus ada ratu waria di sekitar anak-anak sama sekali?' Para pembicara beralih ke pemilihan paruh waktu bulan November dan pencapaian pemerintahan Trump. Walsh mengakui perbedaan kebijakan luar negeri Partai Republik tetapi mendesak untuk terus bersuara, mengkritik 'doomerisme' sayap kanan dan mencatat bahwa Presiden Kamala Harris akan jauh lebih buruk. Dia menyoroti penutupan perbatasan sebagai kemenangan 'America First', dengan Knowles yang bercanda bahwa kaum konservatif 'tidak akan pernah bisa merasa puas.'

Artikel Terkait

Illustration depicting podcast host Jennifer Welch mocking Erika Kirk on her show, as criticized in a Daily Wire opinion piece.
Gambar dihasilkan oleh AI

Daily Wire opinion piece spotlights Jennifer Welch’s critique of Erika Kirk on 'I’ve Had It' podcast

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

Daily Wire columnist Chloe Trapanotto criticized podcast host Jennifer Welch after Welch mocked Erika Kirk—the widow of slain Turning Point USA founder Charlie Kirk—during a recent episode of Welch’s 'I’ve Had It' podcast, including remarks about Kirk’s appearance in a video and labeling her a “racist fascist.”

Michael Knowles delivered remarks at a House GOP conference criticizing conservative podcasters for internal conflicts that could harm Republican chances in the upcoming midterms. He argued that these media figures are focusing on petty grievances rather than rallying support for key issues like immigration and crime. Knowles suggested that unity on policy could still give the GOP a fighting chance in November.

Dilaporkan oleh AI

Erika Kirk pulled out of a Turning Point USA event at the University of Georgia on April 14 after receiving serious threats, organizers said. Vice President JD Vance went ahead with his appearance, where Andrew Kolvet interviewed him in her place. Vance addressed her absence and defended her amid recent controversies.

Some Michigan Democrats are criticizing Abdul El-Sayed’s decision to appear at an upcoming campaign event involving left-wing streamer Hasan Piker, arguing that Piker’s past remarks are politically toxic in a battleground state. Others in Democratic circles say campaigns should engage online creators to reach younger voters as the party looks toward the 2026 midterms and beyond.

Dilaporkan oleh AI

Thousands rallied across U.S. cities on March 28-29 in the latest wave of ‘No Kings’ protests opposing President Trump’s policies, following earlier events in 2025. The flagship St. Paul, Minnesota, gathering drew an estimated 200,000, featuring speakers including Bruce Springsteen and Bernie Sanders.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak