Seorang pria Minnesota berusia 69 tahun telah ditangkap dan didakwa pembunuhan derajat dua terkait kematian seorang wanita berusia 66 tahun yang ditemukan di camper di sebuah perkemahan. Kematian wanita tersebut dinyatakan sebagai pembunuhan oleh petugas medis forensik. Pihak berwenang mengatakan tersangka mengakui minum berlebihan dan kehilangan ingatan sekitar waktu kejadian.
Stanley Munstermann, 69 tahun, dibooking ke Penjara Kabupaten Wabasha pada 26 Februari 2026, menghadapi dua dakwaan pembunuhan derajat dua dan satu dakwaan pembunuhan mantas. Dakwaan tersebut terkait kematian Barbara McBride-Law, 66 tahun, yang jenazahnya ditemukan pada 30 Agustus 2025, di dalam camper di perkemahan Mac's Park Place di Mazeppa, Minnesota, sekitar 70 mil tenggara Minneapolis. Kantor Sheriff Kabupaten Wabasha melaporkan bahwa jenazah McBride-Law awalnya tidak menunjukkan tanda-tanda trauma yang jelas, tetapi petugas medis forensik menentukan penyebab kematian sebagai kekerasan pembunuhan. Polisi mengetahui bahwa Munstermann telah menginap di perkemahan bersama McBride-Law, menggambarkan hubungan mereka sebagai persahabatan seumur hidup sejak masa sekolah menengah, tanpa keterlibatan romantis. Rekaman pengawasan menangkap Munstermann tiba di perkemahan pada 28 Agustus 2025, dan pergi pada pukul 03:47 pagi 30 Agustus, beberapa jam sebelum jenazah ditemukan. Saat dihubungi polisi keesokan harinya, Munstermann menyatakan bahwa ia berada di rumah pacarnya di Nebraska. Ia mengakui minum berat pada malam 29 Agustus dan mengklaim tidak ingat memasuki camper McBride-Law. Saksi-saksi memberikan kesaksian tentang pernyataan mencurigakan dari Munstermann setelah penemuan tersebut. Seorang saksi melaporkan bahwa ia mengatakan berpikir mungkin telah membunuh seseorang tetapi tidak ingat. Dalam panggilan telepon dengan orang lain, ia diduga menyebutkan percaya mungkin telah melukai seseorang dengan parah, meskipun tidak tahu siapa. McBride-Law dimakamkan beberapa bulan sebelum penangkapan Munstermann. Sidang dakwaannya dijadwalkan pada Senin berikutnya.