Mother Hanifa embracing her journalist son Thoudy Badai before his Gaza flotilla mission, with a ship in the background.
Mother Hanifa embracing her journalist son Thoudy Badai before his Gaza flotilla mission, with a ship in the background.
Gambar dihasilkan oleh AI

Ibu hanifa restui thoudy badai ikut flotilla global sumud ke gaza

Gambar dihasilkan oleh AI

Hanifa humanisa memberikan restu kepada putranya, jurnalis thoudy badai, untuk bergabung dalam misi kemanusiaan global sumud flotilla menuju gaza meski penuh risiko.

Pada dini hari 13 mei 2026, hanifa bertukar pesan whatsapp dengan thoudy dari bandung. Ia menanyakan keyakinan putranya yang bersiap berlayar dari marmaris, turki, bersama ratusan relawan internasional.

Thoudy menjawab dengan keyakinan 80 persen dan menyatakan akan mematuhi keputusan ibunya. Hanifa kemudian menyetujui setelah mendengar penjelasan risiko dan semangat anaknya.

Pada 18 mei 2026, kapal ozgurluk yang ditumpangi thoudy dibajak pasukan israel di perairan dekat siprus. Pemerintah indonesia melaporkan lima wni ditahan termasuk thoudy, sementara empat lainnya masih berlayar dalam kondisi rawan.

Artikel Terkait

Israeli navy detaining Gaza aid flotilla activists at Ashdod port
Gambar dihasilkan oleh AI

Israeli navy detains 430 activists from Gaza aid flotilla

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Israeli forces have detained 430 humanitarian activists from 40 countries aboard the Global Sumud Flotilla 2026 at Ashdod port after intercepting their ships en route to Gaza. Indonesian Foreign Minister Sugiono stated that the arrest of nine Indonesians is not a kidnapping case.

Chiki Fawzi described her experience sailing on the Global Sumud Flotilla 2 mission aimed at breaking the Gaza blockade.

Dilaporkan oleh AI

The Indonesian government strongly condemned Israeli forces for intercepting the Global Sumud Flotilla in international waters near Cyprus on Monday. Several Indonesian nationals including journalists were among those detained in the incident.

Authorities in eastern Libya released the ten activists detained a month ago on Tuesday night. Alicia Armesto is already traveling back to Spain.

Dilaporkan oleh AI

An Israeli court has extended by two days the detention of a Swedish man with Spanish citizenship, arrested during Israel's raid on the Gaza-bound Global Sumud Flotilla. Spain demands his immediate release, while Sweden raises concerns over his treatment.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak