Habib Mahdi Alatas bongkar kejanggalan kepergian Syekh Ahmad Al Misry ke Mesir

Habib Mahdi Alatas, pelapor utama dalam kasus dugaan pelecehan seksual terhadap tiga santri oleh Syekh Ahmad Al Misry, menyoroti kejanggalan keberangkatan tersangka ke Mesir. Ia menyebut Syekh Ahmad membuat surat kuasa kepada Pablo Benua tepat sebelum berangkat, menandakan pengetahuan akan masalah hukum. Mahdi juga menantang alasan operasi ibu Syekh Ahmad sebagai dalih.

Habib Mahdi Alatas menjadi sorotan sebagai pelapor utama dan koordinator korban dalam kasus dugaan pelecehan seksual terhadap tiga santri laki-laki oleh Syekh Ahmad Al Misry. Meski menghadapi tuduhan ghibah dan fitnah, ia tetap vokal melalui akun Instagram @hma.alatas, mengklaim memiliki bukti kuat.

Mahdi menyoroti kepergian Syekh Ahmad ke Mesir, yang diklarifikasi sebagai urusan lain bukan pelarian. "Tahu kok karena tanggal 15 itu sebelum dia terbang, dia baru membuat surat kuasa kepada saudara Pablo ya, Pablo Banua. Nah, dia baru membuat kuasa, artinya dia tahu bahwa ada kasus yang sedang berjalan," ujar Mahdi dalam video Instagramnya pada 26 April 2026.

Ia juga menantang alasan Syekh Ahmad yang menyebut ibunya operasi pada 17 April. "Karena operasi terakhir itu diadakan informasi yang sangat-sangat akurat yang saya terima itu pada 5 atau 6 tahun lalu ya, operasi tulang belakang orangtuanya," katanya. Mahdi menegaskan fokusnya pada korban yang mengalami intimidasi, seperti orang tua santri di Depok yang diteror malam hari, serta santri di Kairo yang orang tuanya diancam pihak terkait Syekh Ahmad.

Bersama Ustaz Abi Makki, Mahdi mendatangi Komisi III DPR RI untuk membahas kasus ini. Tokoh agama asal Jakarta ini memimpin Majelis Ta'lim Al Khairat di Condet, Jakarta Timur, dan menyebut perjuangannya memerlukan pengorbanan waktu, tenaga, serta biaya pribadi.

Artikel Terkait

Syekh Ahmad Al Misry emphatically denies sexual harassment allegations during a crowded press conference in Jakarta.
Gambar dihasilkan oleh AI

Syekh Ahmad Al Misry bantah tudingan pelecehan seksual terhadap santri

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Pendakwah Syekh Ahmad Al Misry membantah keras tudingan pelecehan seksual sesama jenis terhadap santri laki-laki, termasuk di bawah umur. Pelapor Habib Mahdi Alatas ungkap trauma berat korban dan modus seperti 'cek fisik'. Kasus ini menarik perhatian luas di Jakarta.

Lima santri laki-laki yang hafal Alquran minimal 10 juz melaporkan Syekh Ahmad Al Misry ke Bareskrim Polri atas dugaan pelecehan seksual sesama jenis sejak 2017. Kasus yang sempat diselesaikan secara internal pada 2021 kembali mencuat setelah wawancara Oki Setiana Dewi pada 2025 mengungkap perilaku tersebut berlanjut. Saat ini, Syekh Ahmad Al Misry berada di Mesir sementara penyidikan berlangsung.

Dilaporkan oleh AI

Seorang ustaz bernama Ahmad Hifzhillah mengunggah tangkapan layar percakapan WhatsApp dengan Syekh Ahmad Al Misry (SAM) di Instagram, memicu kehebohan netizen. Ia awalnya ingin meminta klarifikasi terkait dugaan pelecehan, namun memilih membatalkan niatnya. Balasan singkat dari SAM membuat banyak orang bertanya-tanya karena sebelumnya ustaz lain kesulitan menghubunginya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua tersangka baru dari pihak swasta dalam kasus korupsi kuota haji periode 2023-2024, sehingga total tersangka menjadi empat orang. Kedua tersangka tersebut adalah Direktur Operasional PT Maktour Ismail Adham dan Ketua Umum Asosiasi Kesthuri Asrul Aziz Taba. KPK menduga delapan biro travel haji yang terafiliasi dengan Asrul meraup untung tidak sah hingga Rp40,8 miliar.

Dilaporkan oleh AI

Ahmad Dhani mengunggah dokumen Surat Ketetapan Penghentian Penyidikan (SP3) di Instagram-nya yang kembali aktif, menuduh laporan KDRT dari Maia Estianty pada 2007 sebagai palsu. Unggahan ini muncul di tengah konflik keluarga yang memanas usai pernikahan putranya El Rumi pada April 2026. Dhani juga mengungkap kekecewaan dan keinginan memisahkan acara pernikahan anaknya Dul Jaelani.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri resepsi pernikahan Ahmad Jalaluddin Rumi alias El Rumi dan Syifa Safira Nuraisah alias Syifa Hadju di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan, pada 26 April 2026. Ia mengenakan jas abu-abu dan peci hitam, serta menyatakan kehadirannya sebagai bentuk persahabatan lama dengan ayah El Rumi, Ahmad Dhani. Acara akad nikah sebelumnya menggunakan wali hakim karena ayah Syifa tidak hadir.

Dilaporkan oleh AI

Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren Ndolo Kusumo di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, diduga telah menghilang setelah ditetapkan sebagai tersangka pencabulan terhadap puluhan santriwati. Polisi kini memburunya dan telah mengirimkan surat pemanggilan kedua pada 7 Mei 2026.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak