Ustaz Solmed bantah tuduhan pelecehan sesama jenis berinisial SAM

Pendakwah Soleh Mahmud atau Ustaz Solmed membantah tuduhan pelecehan seksual sesama jenis yang mengaitkan dirinya dengan inisial SAM. Ia memberikan klarifikasi melalui Instagram dan wawancara, serta berencana melapor ke polisi atas fitnah tersebut.

Kasus bermula dari laporan seorang pengacara mengenai dugaan pelecehan seksual sesama jenis oleh pendakwah berinisial SAM. Isu ini menyebar luas di media sosial, memicu spekulasi warganet yang mengaitkan inisial tersebut dengan Ustaz Solmed, suami April Jasmine. Akibatnya, akun Instagram-nya dibanjiri komentar negatif dan hujatan, meskipun belum ada kepastian identitas pelaku. Ustaz Solmed merespons dengan klarifikasi di Instagram pribadinya. Ia menulis, “Lagi rame nih soal inisial SAM,” dan menegaskan, “Nama saya = Saleh Mahmud Munawir, jadi kalau mau pakai inisial ya SMM bukan SAM.” Untuk memperkuat, ia membagikan tangkapan layar rekening bank yang menunjukkan nama lengkapnya Saleh Mahmud Munawir. Pada Senin, 16 Maret 2026, di kawasan Tendean, Jakarta, Ustaz Solmed dalam wawancara menjelaskan kesalahan publik yang mengira namanya Soleh Ahmad Mahmud. “Itu adalah salah sasaran. Jadi SAM itu bukan saya. Mereka itu salah menduga, dipikir nama saya itu Soleh Ahmad Mahmud. Sejak kapan nama saya ada Ahmad-nya? Nama saya itu Sholeh Mahmoed Munawir,” katanya. Ia juga menyebut pelapor meneleponnya malam itu, mengonfirmasi SAM bukan dirinya, dan ia tahu siapa yang dimaksud. Sejumlah warganet kemudian meminta maaf, dengan salah satunya berkata, “Waduh salah lapak nih, kita putar balik yuk.” Merasa difitnah, Ustaz Solmed siap melapor ke polisi.

Artikel Terkait

Syekh Ahmad Al Misry emphatically denies sexual harassment allegations during a crowded press conference in Jakarta.
Gambar dihasilkan oleh AI

Syekh Ahmad Al Misry denies sexual harassment allegations against santri

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Preacher Syekh Ahmad Al Misry has strongly denied allegations of same-sex sexual harassment against male santri, including minors. Main reporter Habib Mahdi Alatas revealed severe victim trauma and methods like 'physical checks'. The case has drawn widespread attention in Jakarta.

In the ongoing Syekh Ahmad Al Misry santri harassment case, Ustaz Ahmad Hifzhillah shared a WhatsApp chat screenshot with the accused preacher on Instagram, surprising many as others had struggled to reach him. Hifzhillah sought clarification on allegations but opted not to pursue further.

Dilaporkan oleh AI

In the ongoing Syekh Ahmad Al Misry santri harassment case, key reporter Habib Mahdi Alatas has pointed out irregularities in the preacher's departure to Egypt, including a last-minute power of attorney and doubts over his mother's surgery excuse. He also highlighted ongoing victim intimidation.

Ustaz Derry Sulaiman has affirmed that the revocation of Richard Lee's mualaf certificate does not affect his Islamic status. He stated that no one can cancel the faith of someone who has recited the shahada. Richard Lee responded calmly via Instagram.

Dilaporkan oleh AI

A 2022 podcast clip discussing alleged domestic violence between Ahmad Dhani and Maia Estianty has resurfaced on social media. Legal practitioner Ghufron stressed that the investigation was halted via SP3 in 2008 due to insufficient evidence.

Former Pati Regent Sudewo denied extortion charges against prospective village officials during his first hearing at the Semarang Corruption Court on Monday (15/6/2026). Prosecutors from the KPK accused Sudewo and three village heads of illegally collecting Rp2.49 billion.

Dilaporkan oleh AI

Hanny Kristianto, Secretary General of Mualaf Center Indonesia, has revoked Richard Lee's mualaf certificate. The move comes amid the beauty doctor's ongoing legal case.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak