Illustration of Pesulap Merah discussing claims about Gunung Kawi and Sarwendah for a news article
Illustration of Pesulap Merah discussing claims about Gunung Kawi and Sarwendah for a news article
Gambar dihasilkan oleh AI

Pesulap Merah klarifikasi soal isu pesugihan Gunung Kawi dan Sarwendah

Gambar dihasilkan oleh AI

Pesulap Merah membahas dugaan praktik pesugihan di Gunung Kawi yang menyeret nama Sarwendah. Ia menegaskan informasi berasal dari wawancara dengan kuncen setempat namun belum bisa memastikan kebenarannya.

Pesulap Merah, yang bernama asli Marcel Radhival, menyatakan bahwa nama Sarwendah muncul dalam pernyataan kuncen Gunung Kawi selama wawancaranya. Ia mengaku tidak berniat menyudutkan siapa pun dan hanya merespons permintaan netizen untuk mengulas fenomena tersebut.

Dalam pernyataannya pada 20 Mei 2026, Marcel menambahkan kemungkinan kunjungan artis ke lokasi itu hanya untuk syuting atau wisata budaya. Ia menyarankan pihak terkait memberikan klarifikasi langsung untuk menghindari kesalahpahaman.

Sarwendah merespons rumor itu melalui unggahan di Threads. Ia menulis bahwa namanya sering dijadikan clickbait dan mempertanyakan apakah aktivitas syuting horor di Serbia juga akan dikaitkan dengan pesugihan.

Artikel Terkait

Sarwendah arriving at Komnas Perempuan office in Jakarta amid child custody issues
Gambar dihasilkan oleh AI

Sarwendah visits Komnas Perempuan over child custody dispute

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Sarwendah visited Komnas Perempuan in Jakarta on Tuesday to discuss her domestic issues with Ruben Onsu. The move follows Ruben's earlier visit to KPAI.

Sarwendah's legal team denied bankruptcy rumors claiming losses of Rp20 billion due to her absence from live streams.

Dilaporkan oleh AI

The conflict between Ruben Onsu and Sarwendah has entered a new phase with preparations for a child custody lawsuit. Ruben's legal team is drafting documents to file in court.

Indonesia's Corruption Eradication Commission (KPK) has named Tulungagung Regent Gatut Sunu Wibowo and his aide Dwi Yoga Ambal as suspects in an alleged corruption extortion case in Tulungagung Regency, East Java, following a sting operation. KPK Enforcement Deputy Asep Guntur Rahayu said the designation was based on sufficient evidence. The suspects are detained from April 11 to 30, 2026.

Dilaporkan oleh AI

Police have arrested four suspects in the robbery with violence and murder of Dimaris Isni Sitio (60) in Pekanbaru. One suspect is the victim's son-in-law, motivated by resentment and desire to seize assets. The victim was found dead on April 29, 2026.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak