Nahmias memotret buku tampilan busana pria musim semi 2027 di pantai Santa Monica

Desainer asal California, Doni Nahmias, mengabadikan koleksi busana pria musim semi 2027 miliknya yang bertajuk Patina dalam sesi pemotretan selama dua jam di pantai Santa Monica.

Buku tampilan ini menyoroti desain Nahmias yang terinspirasi dari budaya selancar dan papan luncur, termasuk pakaian luar berbentuk kotak, celana pendek kebesaran, dan celana dengan kesan vintage. Koleksi ini juga menampilkan renda buatan tangan dari India dengan motif anjing dachshund serta sulaman halus pada celana jin dan jaket.

Nahmias mendeskripsikan koleksinya sebagai perpaduan antara elemen kekanak-kanakan dengan tekstur yang berkelas. "Ini semua tentang mengambil sesuatu yang kekanak-kanakan, lalu menyempurnakannya dengan tekstur serta memadukan yang lama dengan yang baru," ujarnya.

Sesi pemotretan tersebut memanfaatkan cahaya senja untuk menyertakan bianglala dermaga Santa Monica yang menyala di latar belakang. Sang desainer telah menarik perhatian tahun ini berkat jaket yang dikenakan oleh Timothée Chalamet serta kemitraan dengan Formula 1.

Artikel Terkait

PUMA has partnered with Los Angeles designer Doni Nahmias for a new collection blending West Coast street culture with motorsport heritage. The lineup features updated Speedcat sneakers in three colorways and complementary apparel. Formula 1 driver Charles Leclerc fronts the campaign.

Dilaporkan oleh AI

Louis Vuitton showed its Spring 2027 menswear collection on a dramatic water-themed set in Paris on June 23. Designer Pharrell Williams blended tailored dandy looks with surfing elements. The runway featured a large wave installation and sand flooring.

Alexandre Mattiussi presented the AMI Paris Spring 2027 menswear collection during a runway show in Paris amid record heat. The designer highlighted everyday clothing with heart motifs and vibrant colors.

Dilaporkan oleh AI

Francisco Cancino showcased his Mexico Fall 2026 collection, drawing inspiration from Jorge Luis Borges and Mexican history. The designer used fine silk fabrics and reinterpreted pieces from his past work to create fluid, colorful garments.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak