BGN laporkan hilangnya dana Rp1 miliar akibat phishing ke polisi

Badan Gizi Nasional (BGN) telah melaporkan kasus hilangnya dana operasional Rp1 miliar dari rekening Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangauban akibat penipuan phishing ke Mabes Polri. Insiden ini terjadi pada akhir Oktober dan menyebabkan operasional SPPG terhenti sementara. Wakil Kepala BGN menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap kejahatan siber.

Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan kasus hilangnya dana operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebesar Rp1 miliar dari rekening SPPG Pangauban, Kecamatan Batujajar, Bandung Barat, Jawa Barat, ke Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri). Laporan ini disampaikan oleh Direktur Manajemen Risiko BGN, seperti yang diungkapkan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya di Jakarta pada Jumat.

Pekan lalu, Yayasan Prama Guna Nasional (PGN) melaporkan kehilangan dana untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut. Insiden terjadi pada Jumat, 31 Oktober, pukul 18.30 WIB, ketika Kepala SPPG Pangauban, Mochamad Cakra Aji Saputra, sedang memproses persetujuan transaksi melalui sistem BNI Direct. Tiba-tiba, sistem menampilkan perintah penggantian kata sandi. Cakra kemudian menghubungi layanan live chat BNI melalui situs resmi bank.

Tak lama, ia dihubungi oleh seseorang yang mengaku sebagai pihak resmi bank dan memberikan tautan untuk mengganti kata sandi demi alasan keamanan. Meyakini komunikasi itu sah, Cakra mengikuti arahan, termasuk memberikan challenge and response banking yang bersifat rahasia. Keesokan harinya, kontak tersebut tidak dapat dihubungi lagi. Pengecekan saldo menunjukkan bahwa dari Rp1 miliar, hanya tersisa Rp12 juta.

Akibat penipuan transaksi elektronik atau phishing ini, SPPG Pangauban yang baru beroperasi 10 hari terpaksa berhenti sementara. Unit ini memproduksi 3.500 porsi menu MBG setiap hari untuk delapan sekolah di Batujajar. "Direktur Manajemen Risiko BGN sudah membuat laporan ke Mabes Polri," kata Sony Sonjaya. Wakil Kepala BGN juga mengingatkan semua Kepala SPPG untuk mewaspadai modus kejahatan siber dan berhati-hati dalam bertransaksi. Selain itu, Mochamad Cakra Aji Saputra telah dinonaktifkan sementara untuk investigasi lebih lanjut.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak