Noah, putra Scott Weiland, membagikan cerita Instagram yang samar dan mengkhawatirkan, menyatakan ia lebih suka mati daripada hidup seperti ayahnya. Postingan itu muncul bertahun-tahun setelah kematian tragis Scott akibat overdosis pada 2015. Penggemar dan media khawatir dengan maknanya.
Oh sayang, drama keluarga Weiland kembali menghantam keras. Noah Weiland, putra mendiang vokalis Stone Temple Pilots Scott Weiland, melempar bom di Instagram Story-nya pada sore Kamis. Bayangkan: latar belakang abu-abu buram dengan kata-kata mencolok "Lebih baik MATI" – tapi dia menjelaskan, lebih suka mati daripada hidup seperti ayahnya. 😳
Dia melanjutkan: "Terlepas dari semua ini, ini perjalanan panjang. Tak sabar bertemu dengannya lagi & terima kasih atas dukungan kalian sepanjang jalan. Takkan pernah lupa ini." Suasana mencekam, kan? Seperti awal sesuatu yang berat, meski tak ada yang tahu pasti apa di baliknya. Media seperti TMZ dan Yo Gossip menyebutnya mengkhawatirkan, dan mereka sudah hubungi Noah – belum ada jawaban.
Flashback: Scott Weiland ditemukan tewas di bus tur di Minnesota pada 2015. Pihak berwenang memutuskan overdosis tidak sengaja dari kokain, MDMA (ekstasi jadul), dan alkohol. Noah saat itu masih remaja, dan dia terbuka soal perjuangannya melawan setan serupa. Ingat saat dia dipecat dari bandnya Suspect208 gara-gara narkoba? Noah bilang ke iHeartRadio bahwa pemecatan itu malah bikin masalahnya tambah parah. Siklus berantakan, ya?
Kalau ini menyentuh hati, ingat: bantuan ada. Telepon atau SMS 988, atau chat di 988lifeline.org. Jadi, Noah cuma meluapkan hantu keluarga, atau ada gosip lebih panas lagi? Cerita dong kalau tahu!