Tim Afrika Utara mendominasi babak grup Piala Klub Afrika

Babak grup CAF Champions League dan Confederation Cup telah usai, dengan tim dari Mesir dan Maroko mengamankan mayoritas tempat di babak gugur. Empat tim dari masing-masing negara lolos, menyoroti kekuatan liga mereka di tengah tantangan kontinental yang lebih luas. Kekecewaan mencolok di negara seperti Tanzania dan Afrika Selatan, di mana tidak ada atau sedikit tim yang maju.

Penyelesaian babak grup di kompetisi klub utama Afrika mengungkap pola dominasi yang jelas oleh klub Afrika Utara. Mesir melihat Pyramids FC, Al Ahly, Zamalek, dan Al Masry lolos, sementara Olympique Safi, Wydad AC, AS FAR, dan RS Berkane dari Maroko juga lolos. Kesuksesan ini berasal dari liga kuat yang didukung investasi di infrastruktur, akademi, dan pelatih, serta kedekatan dengan sepak bola Eropa bagi Maroko. Al Hilal Sudan dari Omdurman memimpin grup CAF Champions League-nya, mengalahkan MC Alger dan Mamelodi Sundowns di bawah pelatih Laurentiu Reghecampf. Tim yang berbasis di Rwanda ini juga memimpin liga lokal. Sebaliknya, empat peserta Tanzania—Young Africans, Azam, Simba SC, dan Singida Black Stars—gagal lolos meski awalnya maju, disebabkan inkonsistensi stabilitas skuad dan pergantian pelatih. Seruan untuk kontinuitas menekankan mempertahankan tokoh seperti Steve Barker di Simba SC, Pedro Goncalves di Young Africans, dan Florent Ibengé di Azam menjelang AFCON. Afrika Selatan hanya punya satu lolos, Mamelodi Sundowns, yang kini dianggap underdog dengan tambahan pemain baru termasuk pencetak gol Brajan León di bawah Miguel Cardoso. Kaizer Chiefs dan Stellenbosch tersingkir, memicu kemungkinan perubahan klub, termasuk peran Gavin Hunt di Stellenbosch. Eliminasi Rivers United Nigeria mencerminkan masalah nasional, termasuk sengketa bonus dan kurangnya pemain domestik di timnas. Dari Republik Demokratik Kongo, St Eloi Lupopo dan Maniema Union lolos, yang terakhir dengan penyerang Beny Mamboka. Otohô d'Oyo dari Republik Kongo lolos lewat pertahanan solid dan serangan balik cepat. Nairobi United Kenya mendapat pengalaman di debut babak grup, sementara Atletico Petroleos de Luanda Angola fokus domestik setelah pergantian pelatih. Esperance de Tunis Tunisia lolos tanpa kekalahan di kandang selama lebih 18 bulan, meski masalah suporter seperti lemparan benda tetap ada. Insiden di Kairo melibatkan fans Al Ahly melempar botol air, menuai kritik tapi kemungkinan hanya denda per aturan CAF, dengan tuduhan favoritisme tim Afrika Utara dari negara selatan. Favorit Champions League: Pyramids FC, Al Ahly, Mamelodi Sundowns, dengan anggukan ke Esperance. Di Confederation Cup, Wydad Casablanca unggul, diikuti Zamalek dan USMA, dengan CR Belouizdad potensi kejutan. Undian babak gugur segera.

Artikel Terkait

Dramatic touchline clash between Mamelodi Sundowns coaches amid 2-0 CAF Champions League victory celebration.
Gambar dihasilkan oleh AI

Mamelodi Sundowns maju di CAF Champions League di tengah kontroversi pinggir lapangan

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Mamelodi Sundowns meraih kemenangan 2-0 atas MC Alger untuk lolos ke perempat final CAF Champions League, dengan kedua gol dicetak Brayan Leon. Pertandingan itu dibayangi oleh bentrokan sengit di pinggir lapangan yang melibatkan pelatih Miguel Cardoso dan Rhulani Mokwena. Mokwena menuduh Cardoso melanggar aturan FIFA dengan memasuki area teknis tim tamu saat perayaan.

Melanjutkan dominasi mereka di fase grup, klub-klub Afrika Utara melaju ke semifinal Liga Champions CAF dan perempat final Piala Konfederasi, menyingkirkan beberapa raksasa Mesir di tengah kejutan, kontroversi, dan hasil akhir yang menegangkan. Lima pertandingan leg kedua yang krusial menentukan babak selanjutnya.

Dilaporkan oleh AI

Klub-klub Afrika Utara mempertahankan dominasi mereka pada putaran kelima CAF Champions League dan Confederation Cup, dengan potensi hingga 12 tim dari wilayah tersebut mencapai perempat final. Hasil mengejutkan dari tim Zambia Power Dynamos dan ZESCO mengganggu tren, sementara tim dari Tanzania, Republik Demokratik Kongo, dan Sudan menunjukkan harapan. Hasil tersebut menyiapkan putaran final yang menarik akhir pekan depan.

MC Alger meraih kemenangan pertama di fase grup TotalEnergies CAF Champions League dengan mengalahkan Saint Eloi Lupopo 2-0. Penyerang Zakaria Naidji bersinar dengan gol kedua yang krusial, meningkatkan kepercayaan diri tim dalam kampanye yang menantang. Kemenangan di Stadion Ali-Ammar di Douéra menjadi titik balik bagi tim asal Aljazair.

Dilaporkan oleh AI

MC Alger meraih kemenangan krusial 2-1 atas pemuncak Grup C Al Hilal di CAF Champions League pada Jumat malam, menghidupkan kembali harapan lolos mereka. Tim Aljazair itu memanfaatkan kesalahan awal dan gol brilian jarak jauh untuk meraup tiga poin di Aljir. Hasil ini membuat grup semakin sengit dengan satu pekan pertandingan tersisa.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak