Dalam perkembangan kunci dalam upaya pengeboman yang terinspirasi ISIS di dekat kediaman Wali Kota New York City Zohran Mamdani, rekaman video pengawasan menunjukkan salah satu tersangka membeli sumbu pengaman di toko kembang api Pennsylvania lima hari sebelumnya. Tuduhan federal terhadap para remaja tersebut telah diumumkan di tengah pencarian yang mengungkap lebih banyak peledak.
Seperti yang telah dilaporkan sebelumnya, remaja Pennsylvania Emir Balat, 18 tahun, dan Ibrahim Kayumi, 19 tahun, ditangkap setelah melempar perangkat peledak darurat (IED) yang berisi TATP—dikenal sebagai 'Mother of Satan'—selama kontra-protes pada 7 Maret di dekat Gracie Mansion, yang terinspirasi ISIS dan bertujuan melampaui letalitas pengeboman Maraton Boston 2013 di tahun itu saja juga mengirimkan pesan yang kuat kepada para pembenci Islam: kami tidak akan mundur. New York adalah kota yang menyambut semua orang, dan kami tidak akan membiarkan teroris mengubahnya menjadi medan perang. #NewYorkStrong #NoRoomForHate pic.twitter.com/abc123