OpenAI ajukan IPO di AS secara rahasia menyusul Anthropic

OpenAI telah mengajukan penawaran umum perdana di AS secara rahasia. Pengajuan tersebut dilakukan setelah pesaingnya, Anthropic, mengambil langkah serupa. Para investor tengah memantau perkembangan di sektor kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

Langkah ini menempatkan OpenAI menuju potensi penawaran saham ke publik dengan valuasi yang signifikan. Pejabat perusahaan menargetkan untuk menetapkan tolok ukur baru bagi IPO di bidang teknologi. OpenAI terus melanjutkan transisi dari struktur nirlaba. Pergeseran ini sejalan dengan upaya yang lebih luas dari perusahaan-perusahaan AI untuk mengakses pasar publik. Pengajuan lebih awal yang dilakukan Anthropic telah menarik perhatian terhadap pertumbuhan sektor ini. Kedua perusahaan berupaya memberikan akses bagi investor di bidang kecerdasan buatan.

Artikel Terkait

Sam Altman in talks with government officials about OpenAI equity stake
Gambar dihasilkan oleh AI

OpenAI in early talks for US government stake

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

OpenAI chief executive Sam Altman is in early discussions with the Trump administration about giving the US government a 5 percent equity stake in the company. The proposal would extend to other leading AI firms including Google, Meta, Anthropic and xAI. Any agreement would require congressional approval and remains far from certain.

Anthropic submitted confidential paperwork for an initial public offering on Monday. The move positions the AI company behind Claude as one of several major tech firms preparing to go public this year.

Dilaporkan oleh AI

OpenAI announced on Monday that it has confidentially submitted paperwork for an initial public offering. The move follows a similar step by rival Anthropic one week earlier.

The White House has permitted Anthropic to provide its advanced Claude Mythos 5 model to more than 100 US organizations. The decision follows weeks of negotiations between the company and government officials.

Dilaporkan oleh AI

Chief executives from leading artificial intelligence companies are calling on US lawmakers to pass new rules that would tighten oversight of synthetic DNA sequences.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak