Para pimpinan eksekutif dari perusahaan kecerdasan buatan terkemuka mendesak anggota parlemen AS untuk mengesahkan aturan baru yang akan memperketat pengawasan terhadap urutan DNA sintetis.
Langkah ini bertujuan untuk mengurangi risiko bahwa perangkat AI dapat membantu menciptakan senjata biologis. Penandatangan surat tersebut mencakup para pemimpin dari OpenAI dan Anthropic bersama dengan laboratorium besar lainnya. Mereka berpendapat bahwa langkah-langkah pelacakan yang ditingkatkan akan mempersulit pelaku kejahatan untuk menyalahgunakan teknologi tersebut. Surat itu dikirimkan langsung kepada anggota Kongres. Perusahaan-perusahaan tersebut menekankan perlunya undang-undang yang diperbarui untuk mengatasi kemajuan pesat dalam bidang AI dan biologi sintetis.