Presiden Trump menandatangani Nota Presiden Keamanan Nasional pada hari Jumat yang mengarahkan integrasi lebih cepat dari perangkat AI canggih ke dalam operasi pertahanan AS. Langkah ini menyusul perintah eksekutif awal pekan ini yang ditujukan untuk mengatur industri AI.
Nota tersebut menetapkan kerangka kerja untuk mempercepat adopsi AI di seluruh badan pertahanan federal. Nota ini menyerukan percepatan penggunaan model AI tercanggih dari berbagai vendor serta mengadaptasi teknologi komersial dan sumber terbuka untuk penggunaan misi. Menteri Pertahanan Pete Hegseth diharuskan untuk mengeluarkan arahan terbaru mengenai sistem senjata otonom. Dokumen tersebut juga melarang entitas mana pun untuk menonaktifkan, menurunkan kualitas, atau memodifikasi sistem AI yang digunakan oleh pejuang Amerika tanpa persetujuan sebelumnya. Batasan utama melarang badan pertahanan untuk membuat atau merilis model AI yang dirancang untuk menyensor kebebasan berpendapat, menanamkan bias ideologis, atau melakukan pengawasan melanggar hukum terhadap warga Amerika. Pemerintahan secara terpisah berupaya mendapatkan pengaruh atas model-model perbatasan melalui jendela peninjauan pemerintah selama 30 hari sebelum dirilis ke publik. Michael Kratsios, direktur Kantor Kebijakan Sains dan Teknologi Gedung Putih, mengatakan militer layak mendapatkan AI terbaik dan paling aman, yang ditangani secara bertanggung jawab.