Otoritas Telekomunikasi Pakistan telah menyetujui lima perusahaan tambahan untuk menyediakan layanan VPN yang diatur. Langkah ini memulai kembali proses perizinan yang bertujuan untuk memperketat kendali atas aktivitas online. Otorisasi ini menekankan operasi VPN 'sah' di tengah upaya untuk mengelola akses internet.
Dalam upaya baru untuk mengatur jaringan pribadi virtual, Otoritas Telekomunikasi Pakistan (PTA) telah mengotorisasi lima perusahaan lagi untuk menawarkan layanan VPN 'sah'. Perkembangan ini, yang dilaporkan oleh TechRadar, menandakan upaya berkelanjutan Pakistan untuk mengendalikan ruang online-nya dengan memastikan penyedia VPN mematuhi peraturan nasional.
Pemulihan perizinan ini merupakan bagian dari langkah-langkah yang lebih luas untuk mengawasi penggunaan internet, meskipun detail spesifik tentang perusahaan atau jadwal implementasi yang tepat tetap tidak diungkapkan dalam laporan yang tersedia. Tindakan PTA menyoroti fokus pada keamanan dan kepatuhan, yang berpotensi memengaruhi cara pengguna mengakses konten terbatas.
Tidak ada kutipan langsung dari pejabat yang diberikan, tetapi inisiatif ini menggarisbawahi pendekatan Pakistan dalam menyeimbangkan akses digital dengan pengawasan regulasi. Ini mengikuti upaya sebelumnya untuk melisensikan VPN, bertujuan untuk membatasi layanan tidak diatur yang melewati filter pemerintah.