Saham Paytm naik hampir 4% pada Senin setelah rival PhonePe menghentikan rencana penawaran umum perdana. PhonePe menyebut ketidakpastian geopolitik dan pasar global yang volatil sebagai alasan penundaan. Penundaan ini mengurangi persaingan jangka pendek di sektor pembayaran digital India.
Pada Senin, saham Paytm naik sekitar 4% setelah kabar bahwa kompetitor PhonePe menunda rencana IPO-nya. Perkembangan ini terjadi di tengah meredanya tekanan di pasar pembayaran digital, di mana keputusan PhonePe mengurangi rivalitas langsung bagi Paytm, pemain kunci di layanan fintech di India. PhonePe secara khusus menyebut ketidakpastian geopolitik—mungkin terkait kejadian seperti ketegangan yang melibatkan Iran—dan pasar ekuitas yang berfluktuasi sebagai faktor yang mendorong penundaan pencatatan publiknya. Kewaspadaan semacam itu mencerminkan tren yang lebih luas di kalangan perusahaan fintech, yang sedang mengevaluasi ulang jadwal IPO dan valuasi karena keraguan investor yang meningkat serta ketidakstabilan pasar. The Economic Times melaporkan pergeseran ini sebagai pantulan volatilitas yang lebih luas yang memengaruhi saham fintech dan prospek IPO di India.