Pasar IPO India tetap tenang dengan satu penawaran dan tiga pencatatan saham minggu depan

Pasar perdana India akan mengalami minggu yang lesu, dengan hanya Leapfrog Engineering Services yang membuka penawaran. Tiga perusahaan—Mehul Telecom, Citius Transnet InvIT, dan Property Share Investment Trust—dijadwalkan untuk mencatatkan saham setelah penawaran mereka baru-baru ini. Tidak adanya premi pasar abu-abu menandakan sentimen investor yang berhati-hati dan ekspektasi debut yang stagnan.

Pasar perdana di India mengantisipasi aktivitas yang rendah minggu depan, menurut The Economic Times. Leapfrog Engineering Services akan menjadi satu-satunya penawaran umum perdana (IPO) yang membuka langganan, mencerminkan pendekatan hati-hati di tengah kondisi pasar saat ini. Investor tampak ragu-ragu, sebagaimana dibuktikan oleh tidak adanya premi pasar abu-abu untuk pencatatan saham mendatang, yang biasanya menjadi indikator ekspektasi keuntungan atau kerugian saat pencatatan.

Artikel Terkait

India's IPO boom is seeing new listings prioritise debt repayment over growth projects. Nearly a quarter of funds from recent share sales go to paying off borrowings, exceeding allocations for capital expenditure. This trend points to a focus on strengthening balance sheets and providing liquidity for insiders.

Dilaporkan oleh AI

Despite weakness in the broader market due to escalating Middle East tensions and hawkish US Federal Reserve signals, certain smallcap stocks in India posted strong gains of up to 41% over five sessions. Crude oil prices rose above $110 per barrel, raising inflation concerns. A selective rally highlighted top performers across various sectors.

Investor interest in unlisted shares has declined sharply, pushing trading volumes down by as much as 70 percent. Lower prices and fewer new offerings have contributed to the slowdown. Activity remains steady for some popular companies, though demand has weakened in certain sectors.

Dilaporkan oleh AI

Indian IT exporters have seen their stock valuations drop to levels last seen during the 2008-09 subprime crisis. The companies now trade at price-to-earnings multiples of 15 to 18 after losing nearly 30 percent in 2026. AI advancements and new competition are cited as key drivers of the decline.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak