Perusahaan eksportir TI India mengalami penurunan valuasi saham ke level yang terakhir terlihat pada krisis subprime 2008-09. Perusahaan-perusahaan tersebut kini diperdagangkan dengan rasio harga terhadap laba (P/E) di kisaran 15 hingga 18 setelah kehilangan hampir 30 persen nilainya pada tahun 2026. Kemajuan AI dan persaingan baru disebut sebagai pemicu utama penurunan tersebut.
Perusahaan eksportir TI India termasuk Infosys, Tata Consultancy Services, HCL Technologies, dan Wipro telah mengalami penurunan tajam dalam nilai pasar. Valuasi mereka kini mendekati level yang tercatat pada periode krisis keuangan 2008-09, dengan saham yang diperdagangkan pada rasio P/E 15-18.