InCred Equities mengidentifikasi 11 saham dengan potensi kenaikan hingga 40%

Di tengah penurunan Nifty lebih dari 2% bulan ini akibat ketegangan Timur Tengah dan aliran keluar investor asing, InCred Equities telah memilih 11 saham yang diharapkan tampil baik di kuartal mendatang. Rekomendasi ini datang saat India menghadapi harga minyak mentah yang lebih tinggi, mengingat impor hampir 90% kebutuhan minyaknya. Semua saham mendapat rating 'Add' dengan harga target yang menyiratkan berbagai potensi kenaikan.

Pasar saham India mengalami volatilitas, dengan indeks Nifty turun lebih dari 2% bulan ini. Penurunan ini terkait dengan ketegangan geopolitik yang meningkat di Timur Tengah dan aliran keluar investor institusional asing (FII) yang berlangsung. Situasi ini sangat menantang bagi India, yang mengimpor sekitar 90% kebutuhan minyaknya, karena harga minyak mentah telah naik. nMenanggapi latar belakang ini, InCred Equities telah menyoroti 11 saham yang dianggapnya sebagai pelaku kuat untuk kuartal mendatang. Setiap rekomendasi membawa rating 'Add', beserta harga target spesifik dan persentase kenaikan yang diperkirakan dari level saat ini. nDaftar tersebut mencakup: n- HDFC Bank, dengan target Rs 1,180 per saham, menunjukkan potensi kenaikan 34.2%.n- Tata Consultancy Services, target Rs 3,663 per saham, menunjukkan potensi kenaikan 40.1%.n- Bajaj Finance, Rs 1,200 per saham, untuk potensi keuntungan 22.7%.n- Maruti Suzuki India, dengan target Rs 17,561 per saham, menyiratkan potensi kenaikan 22.1%.n- Axis Bank, target Rs 1,500 per saham, untuk potensi kenaikan 9.3%.n- UltraTech Cement, Rs 14,550 per saham, menunjukkan potensi 16.2%.n- Tata Steel, dengan target Rs 224 per saham, menunjukkan potensi kenaikan 6.2%.n- Bisnis kendaraan komersial Tata Motors, Rs 521 per saham, untuk potensi kenaikan 4.6%.n- CG Power and Industrial Solutions, target Rs 900 per saham, menyiratkan keuntungan 26.4%.n- Lupin, Rs 2,675 per saham, untuk potensi kenaikan 15.7%.n- GE Vernova T&D, dengan target Rs 5,000 per saham, menunjukkan potensi 32.5%.n nPilihan ini bertujuan menawarkan peluang meskipun ada tekanan pasar, meskipun perusahaan mencatat bahwa pandangan yang diungkapkan adalah miliknya sendiri dan bukan milik publikasi.

Artikel Terkait

Illustration depicting panic at Bombay Stock Exchange as markets lose Rs 20 lakh crore amid crude oil surge to $100 from Iran conflict, with falling charts and rupee.
Gambar dihasilkan oleh AI

Indian markets lose Rs 20 lakh crore on crude oil surge

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Crude oil prices surpassing $100 have erased Rs 20 lakh crore from Indian equity markets this week, amid escalating Iran conflict. The rupee hit a record low as foreign institutional investors continued selling, intensifying the downturn. Experts suggest the panic could present long-term buying opportunities.

Despite weakness in the broader market due to escalating Middle East tensions and hawkish US Federal Reserve signals, certain smallcap stocks in India posted strong gains of up to 41% over five sessions. Crude oil prices rose above $110 per barrel, raising inflation concerns. A selective rally highlighted top performers across various sectors.

Dilaporkan oleh AI

Vanguard Funds, a top foreign institutional investor in India, saw its equity holdings in 48 BSE-listed companies reach Rs 69,100 crore as of February 27, 2026. This marks a 60% increase from Rs 43,047 crore in the March quarter, driven by strong performances in several stocks during FY26. The portfolio includes new investments in eight companies from the December 2025 quarter.

Twelve equity mutual funds in India have achieved net asset values exceeding Rs 1,000, delivering up to 24% compound annual growth rates since their inception. Eleven of these funds have operated for more than 25 years, providing consistent double-digit returns amid market ups and downs. This performance underscores the value of long-term investment strategies for patient investors.

Dilaporkan oleh AI

Indian benchmark indices Sensex and Nifty closed nearly 6% higher for the week, snapping a six-week losing streak after a ceasefire between the US and Iran. Both indices rose 1.2% on Friday. Investors adopted a risk-on approach amid reduced volatility.

On April 20, eight NSE stocks with market capitalizations over Rs 10,000 crore closed above their 200-day moving averages, signaling a potential uptrend per stockedge.com data.

Dilaporkan oleh AI

Indian IT stocks experienced a brief rebound on Wednesday, halting a five-day losing streak. Analysts, however, caution that this uptick may not last, with persistent bearish sentiments in derivatives. The sector has been under pressure in February amid growing concerns over AI's impact on revenues.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak