Portofolio Vanguard di India melonjak 60% menjadi Rs 69.100 crore

Vanguard Funds, investor institusional asing terkemuka di India, melihat kepemilikan ekuitasnya di 48 perusahaan terdaftar BSE mencapai Rs 69.100 crore per 27 Februari 2026. Ini menandai kenaikan 60% dari Rs 43.047 crore pada kuartal Maret, didorong oleh kinerja kuat beberapa saham selama FY26. Portofolio mencakup investasi baru di delapan perusahaan dari kuartal Desember 2025.

Vanguard Funds telah membangun kehadiran signifikan di pasar ekuitas India, menempati peringkat tiga besar investor institusional asing aktif. Dana globalnya memegang saham di berbagai perusahaan terdaftar BSE, mencerminkan minat yang tumbuh terhadap pasar India. nnBerdasarkan data kuartal Desember 2025, nilai portofolio mencapai Rs 69.100 crore pada 27 Februari 2026, naik tajam dari angka kuartal Maret sebelumnya sebesar Rs 43.047 crore. Pertumbuhan ini menyoroti pilihan sukses dana tersebut di tengah lingkungan pasar yang kuat pada FY26. nndua belas saham di portofolio memberikan keuntungan signifikan sejauh ini di FY26. TD Power Systems memimpin dengan kenaikan 120%, dari Rs 411 menjadi Rs 904, di mana Vanguard memegang saham 1,06% senilai Rs 150 crore. Sansera Engineering menyusul dengan kenaikan 93% menjadi Rs 2.342, didukung saham 1% senilai Rs 146 crore. Pelaku kuat lainnya termasuk RBL Bank, naik 84% menjadi Rs 319; Delhivery, naik 70% menjadi Rs 433; dan Max Financial Services, naik 58% menjadi Rs 1.814. nnKeuntungan tambahan dari The Federal Bank (56% menjadi Rs 300), Navin Fluorine International (49% menjadi Rs 6.256), Care Ratings (46% menjadi Rs 1.607), The Great Eastern Shipping Company (44% menjadi Rs 1.338), Sammaan Capital (40% menjadi Rs 150), Mahindra & Mahindra (28% menjadi Rs 3.400), Axis Bank (26% menjadi Rs 1.384), dan Usha Martin (24% menjadi Rs 418). Saham-saham ini berkisar dari 1% hingga 2,58%, dengan nilai dari Rs 109 crore hingga Rs 8.901 crore. nnPada kuartal Desember 2025, Vanguard menambahkan delapan posisi baru: GHCL, Navin Fluorine International, UPL, Usha Martin, Voltas, PNB Housing Finance, Sansera Engineering, dan OneSource Specialty Pharma. Langkah-langkah ini menggarisbawahi strategi dana untuk mendiversifikasi dan memanfaatkan peluang baru di India.

Artikel Terkait

Goldman Sachs' Indian equity portfolio held through global funds fell 6 percent during the first half of calendar year 2026. The value dropped from 9,014 crore rupees in December 2025 to 8,470 crore rupees as of June 25, 2026. Eight stocks in the holdings posted gains ranging from 20 to 85 percent.

Dilaporkan oleh AI

Equity mutual fund inflows in India surged 56% to Rs 40,450 crore in March from Rs 25,977 crore in February, according to AMFI data. Flexi-cap funds led with a record Rs 10,054 crore, while nine categories overall saw positive inflows. Small-cap and mid-cap funds also posted strong gains amid market corrections.

Foreign investors continued to sell Indian financial stocks in the first half of May, pulling out ₹17,960 crore. The moves reflect worries about tighter banking margins and reduced attractiveness versus other emerging markets.

Dilaporkan oleh AI

Foreign portfolio investors are directing record amounts into India's government securities this month following recent policy adjustments.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak