Phoenix sepakati ganti rugi terkait insiden petugas pemadam kebakaran menjatuhkan pria lanjut usia

Kota Phoenix sepakat membayar ganti rugi sebesar $605.000 dalam gugatan kematian tidak wajar setelah petugas pemadam kebakaran diduga menjatuhkan Ronald Shuck yang berusia 76 tahun saat membawanya menggunakan kursi kerja.

Insiden tersebut terjadi pada 5 Januari 2024, ketika petugas pemadam kebakaran menanggapi panggilan 911 di rumah trailer milik Shuck. Alih-alih menggunakan brankar, mereka menempatkannya di kursi kantor beroda untuk membawanya menuruni tangga beton, menurut gugatan pihak keluarga.

Shuck jatuh ke belakang ke arah tangga dan tanah, mengalami cedera parah pada kepala dan punggungnya. Ia sempat dirawat di rumah sakit dan meninggal dunia pada 23 Januari 2024.

Dewan Kota Phoenix menyetujui penyelesaian tersebut secara bulat pada 1 Juli. Istri Shuck telah menuduh petugas pemadam kebakaran melakukan kelalaian berat dan pelatihan yang tidak memadai dalam gugatan tahun 2024 tersebut.

Artikel Terkait

Two men are facing trial for the 2019 killing of an off-duty firefighter in Lauderdale-by-the-Sea. Prosecutors allege the defendants robbed and shot Christopher Randazzo to steal his phone, sneakers and cash.

Dilaporkan oleh AI

The family of a 35-year-old homeless woman has filed a wrongful death lawsuit against Louisville Metro, alleging that a garbage truck's hydraulic claw killed her in February.

Bernhard Sutter, 58, head of a Swiss euthanasia organization, collapsed and died on July 21 while ascending Mount Fuji with his son via the Fujinomiya route. The incident marks the second fatality of the 2026 climbing season.

Dilaporkan oleh AI

An elderly man in his seventies died after falling on a bus in Hong Kong on Saturday. Police received a report at 8:50 a.m. that the man had fallen near 125 Chatham Road South in Tsim Sha Tsui. He was taken to Queen Elizabeth Hospital where he was later certified dead.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak