Police arresting protesters outside an ICE facility in Newark at night.
Police arresting protesters outside an ICE facility in Newark at night.
Gambar dihasilkan oleh AI

Polisi tangkap lebih dari 20 orang di unjuk rasa fasilitas ICE New Jersey

Gambar dihasilkan oleh AI

Pihak berwenang menangkap lebih dari 20 orang pada Minggu malam di luar pusat penahanan Delaney Hall di Newark, New Jersey, setelah para pengunjuk rasa melanggar jam malam yang baru diberlakukan.

Hampir 100 demonstran tiba dengan perlengkapan helm, masker gas, dan perisai. Mereka menolak perintah untuk membubarkan diri setelah jam malam pukul 9 malam diberlakukan, menurut para pejabat. Beberapa orang meneriakkan slogan-slogan dan satu orang menyemprotkan tulisan “Kill ICE” di sebuah dinding.

Apa yang dikatakan orang

Para pengguna di X membagikan video langsung dari lokasi kejadian mengenai penangkapan dan penegakan jam malam di Delaney Hall, dengan beberapa pihak memuji tindakan tegas terhadap pelanggar jam malam dan melabeli pengunjuk rasa sebagai perusuh atau pemberontak, sementara yang lain melaporkan detail netral mengenai pembubaran dan pembebasan.

Artikel Terkait

Protesters outside Newark ICE facility during disputed hunger strike demonstrations.
Gambar dihasilkan oleh AI

Newark ICE facility sees protests and disputed hunger strike claims

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Protests outside the Delaney Hall ICE detention center in Newark turned violent this week amid conflicting reports of a hunger strike by detainees. Federal officials denied the strike while lawmakers called for the facility's closure over conditions.

A conservative watchdog group and The Daily Wire say police documents show Martin Soto was arrested in Kearny, New Jersey, on a domestic-violence-related assault charge before he was transferred to federal immigration custody—while his wife and some local coverage have described him as detained during a late-night errand to buy diapers.

Dilaporkan oleh AI

A 43-year-old military veteran was arrested Monday after setting off an incendiary device outside the federal immigration office in New York City. Authorities described the man as an anti-ICE extremist who carried weapons and a manifesto. Two federal employees and one civilian suffered minor injuries.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak