Seorang hakim federal di California telah mengeluarkan perintah yang melarang agen imigrasi melakukan penangkapan di pengadilan imigrasi. Putusan tersebut menyasar kebijakan yang diperluas di bawah pemerintahan Trump untuk upaya deportasi massal.
Hakim P. Casey Pitts dari Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Utara California mengeluarkan perintah tersebut pada hari Selasa. Ia menggambarkan kebijakan penangkapan di gedung pengadilan tahun 2025 itu sebagai tindakan sewenang-wenang dan tidak berdasar, seraya mencatat bahwa pemerintah gagal memberikan penjelasan yang beralasan atas tindakan tersebut.
Pitts menyatakan bahwa petugas Immigration and Customs Enforcement menangkap warga negara asing berdasarkan pelanggaran imigrasi yang menjadi alasan mereka hadir di pengadilan. Keputusan tersebut juga mengakhiri kebijakan era Trump yang mengizinkan petugas menahan orang di ruang sementara hingga 72 jam, melampaui batas standar 12 jam.
Sumber-sumber di Immigration and Customs Enforcement mengatakan perubahan ini akan memaksa petugas untuk lebih sering berada di lapangan. Mereka memperingatkan hal ini dapat meningkatkan risiko bagi petugas dan masyarakat, serta memicu lebih banyak penangkapan tambahan.
Mantan wakil direktur kantor lapangan ICE New York, Scott Mechkowski, mengatakan gedung pengadilan tetap menjadi tempat teraman untuk operasi semacam itu. Penasihat Departemen Keamanan Dalam Negeri, James Percival, menyebut putusan tersebut sebagai aktivisme yudisial yang nyata.