Mahkamah Agung akan memutus kasus penahanan pemegang kartu hijau oleh ICE

Mahkamah Agung mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka akan menyidangkan sebuah kasus pada masa sidang mendatang mengenai apakah Immigration and Customs Enforcement (ICE) dapat menahan penduduk tetap yang sah tanpa batas waktu tanpa adanya sidang jaminan.

Kasus ini berpusat pada dua pemegang kartu hijau, Carol Black dan Keisy G.M. Black, yang pindah ke New York dari Jamaika pada tahun 1983, ditahan oleh ICE pada tahun 2019 selama tujuh bulan. G.M., yang telah menjadi penduduk sejak 2011, ditahan selama 21 bulan. Pengadilan Banding untuk Sirkuit ke-2 memutuskan bahwa kedua pria tersebut memiliki hak konstitusional atas sidang jaminan berdasarkan standar proses hukum yang adil. Pemerintah federal meminta Mahkamah Agung untuk memutuskan bahwa sidang semacam itu tidak diperlukan, terlepas dari berapa lama masa penahanan tersebut. ACLU, yang mewakili kedua pria tersebut, berpendapat bahwa kasus ini sudah tidak relevan karena keduanya telah dibebaskan. Mahkamah Agung menambahkan pertanyaan mengenai relevansi kasus ini ke dalam persidangan. Perselisihan ini melibatkan Undang-Undang Imigrasi dan Kewarganegaraan serta putusan-putusan sebelumnya seperti Demore v. Kim dan Jennings v. Rodriguez.

Artikel Terkait

President Trump attends Supreme Court hearing on birthright citizenship order as justices express skepticism.
Gambar dihasilkan oleh AI

Supreme Court hears arguments on Trump’s birthright citizenship order

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

The US Supreme Court heard oral arguments on April 1, 2026, in Trump v. Barbara, challenging President Donald Trump’s executive order limiting birthright citizenship. Trump attended the hearing in person—the first sitting president to do so—before leaving midway and posting criticism on Truth Social. A majority of justices expressed skepticism toward the administration’s arguments.

The Department of Justice failed to secure a stay of a lower court order blocking its policy requiring advance notice for visits to immigration detention facilities. The unanimous ruling from the D.C. Circuit came on Friday after judges found the government had not demonstrated sufficient harm from unannounced congressional oversight. U.S. Circuit Judge Neomi Rao, in a concurring opinion, agreed that the administration fell short despite her view that the government is likely to prevail on appeal.

Dilaporkan oleh AI

A federal judge in Florida appointed by President Donald Trump has shifted his stance on the detention of immigrants, now following a recent appeals court ruling that grants bond hearings in certain cases.

Justice Sonia Sotomayor publicly criticized colleague Brett Kavanaugh's understanding of immigration detentions during a speech at the University of Kansas. She highlighted his privileged background in relation to his opinion allowing stops based partly on apparent ethnicity. The remarks come amid a new lawsuit challenging such practices.

Dilaporkan oleh AI Fakta terverifikasi

Cecillia Wang, the American Civil Liberties Union’s national legal director, argued before the Supreme Court on April 1, 2026, urging the justices to preserve birthright citizenship under the 14th Amendment’s Citizenship Clause.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak