Pramono ingatkan kepala sekolah cegah kasus perundungan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo berkomitmen memberantas perundungan di sekolah. Ia menekankan pentingnya kerjasama pemerintah, sekolah, dan orang tua untuk menciptakan lingkungan aman bagi anak. Pramono juga meminta penguatan pengawasan dan pencegahan agar kasus serupa tak terulang.

Pada 20 November 2025, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan komitmennya untuk memberantas kasus perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Dalam pidatonya di Balai Kota Jakarta, Pramono menilai perundungan sebagai ancaman serius bagi perkembangan anak, sehingga memerlukan aksi bersama dari pemerintah, sekolah, dan orang tua.

"Kepada para Kepala Sekolah, saya tekankan bahwa pendidikan adalah fondasi penting bagi masa depan Jakarta. Tingkatkan mutu pembelajaran, optimalkan peran guru, dan pastikan sekolah menjadi ruang yang aman, nyaman, serta bebas dari kekerasan. Tidak boleh ada bullying di seluruh sekolah di Jakarta," kata Pramono.

Ia memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat pengawasan, memperbarui standar operasional penanganan kasus perundungan, serta mengaktifkan layanan pelaporan yang mudah diakses oleh siswa dan orang tua. Dinas Pendidikan diminta memberikan pendampingan khusus bagi sekolah yang pernah mengalami kasus serupa. Pramono juga meminta kepala sekolah bekerja sama membangun ekosistem sekolah yang sehat dan akuntabel, termasuk penggunaan dana BOS secara tepat sasaran serta implementasi program seperti KJP Plus dan KJMU.

"Gunakan dana BOS secara akuntabel dan tepat sasaran. Kawal implementasi KJP Plus, KJMU, dan program perlindungan anak agar benar-benar memberi dampak bagi masa depan peserta didik. Bangun ekosistem sekolah yang sehat, rapi, dan akuntabel," ungkapnya.

Pramono berencana bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan pihak terkait untuk konseling dan merumuskan mekanisme pencegahan. Hal ini terkait upaya mencegah kejadian kekerasan, seperti ledakan di SMAN 72, di mana pelaku diduga terinspirasi dari video kekerasan dan menyiapkan tujuh bahan peledak berdasarkan rekaman CCTV. Ia meminta Kepala Dinas Pendidikan Nadiana untuk pencegahan agar anak-anak tidak terseret persoalan hukum. Pramono berharap Jakarta menjadi kota aman bagi anak, dengan strategi ini untuk memastikan kasus perundungan tidak terulang.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak