Paris Saint-Germain menyingkirkan Chelsea dari babak 16 besar Liga Champions dengan kemenangan dominan 3-0 di Stamford Bridge pada 17 Maret 2026, mengamankan kemenangan agregat 8-2 setelah unggul 5-2 di leg pertama. Gol-gol dari Khvicha Kvaratskhelia, Bradley Barcola, dan Senny Mayulu memastikan kekalahan terberat Chelsea dalam dua leg di kompetisi Eropa, saat manajer Liam Rosenior meratapi kelemahan lini belakang di tengah-tengah cedera.
Paris Saint-Germain melaju ke perempat final Liga Champions dengan kemenangan telak 3-0 atas Chelsea pada leg kedua babak 16 besar di Stamford Bridge pada 17 Maret 2026, mengunci kemenangan agregat 8-2 setelah menang 5-2 pada leg pertama di Parc des Princes. Sang juara bertahan akan menghadapi pemenang Liverpool vs Galatasaray (leg pertama 0-1) di perempat final, dengan pertandingan dijadwalkan pada 7/8 dan 14/15 April, yang pertama di Parc des Princes.
PSG mencetak gol cepat ketika umpan panjang dari kiper Matfey Safonov berhasil dimanfaatkan oleh pemain debutan berusia 19 tahun, Mamadou Sarr, yang berposisi sebagai bek kanan, yang memungkinkan Khvicha Kvaratskhelia ('Kvara') mencetak gol melewati Robert Sanchez di menit ke-6. Delapan menit kemudian, Warren Zaire-Emery bekerja sama dengan Achraf Hakimi, yang memberikan umpan kepada Bradley Barcola untuk melepaskan tendangan voli melengkung yang menakjubkan ke pojok atas gawang dari jarak 25 yard. Pemain pengganti Senny Mayulu melengkapi kemenangan pada menit ke-62, melepaskan tendangan melengkung dengan kaki kiri ke pojok gawang setelah menerima umpan dari Kvaratskhelia.
Chelsea, yang dilatih oleh Liam Rosenior, terhambat oleh absennya beberapa pemain lini belakang seperti Reece James, Malo Gusto, dan Wesley Fofana, sehingga memaksa Sarr untuk beraksi bersama Trevoh Chalobah. Rosenior mengakui: "Kami kehilangan dua bek kanan utama kami... Hal itu membuat kami kehilangan arah." Joao Pedro dan Cole Palmer memaksa Safonov melakukan penyelamatan, namun perjalanan Chelsea berakhir dengan kekalahan terberat dalam dua leg di kompetisi Eropa. Di akhir waktu tambahan, Chalobah ditandu keluar lapangan karena mengalami keseleo pergelangan kaki setelah bertabrakan dengan Hakimi, membuat Chelsea harus bermain dengan 10 orang. Rosenior menambahkan: "Saya berdoa semoga tidak ada yang terlalu serius karena kami tidak boleh kehilangan pemain bertahan lainnya," dan mencatat keunggulan klinis PSG: "Mereka tampil klinis... kami memiliki banyak tembakan. Mereka tidak membuat kesalahan."
Luis Enrique memasukkan beberapa pemain pengganti seperti Mayulu, Désiré Doué, Lucas Hernandez, Fabián Ruiz, dan Kang-in Lee. Sebuah spanduk PSG dibentangkan: "Ini adalah ibu kota. Tidak ada yang bisa menghentikan kami," saat para pendukung Chelsea meninggalkan stadion pada babak pertama. Kemenangan tegas ini mengirimkan pesan yang kuat setelah kekalahan PSG baru-baru ini melawan Monaco.