Leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA 2025-26 menghasilkan hasil dramatis, membentuk pasangan potensial perempat final yang menarik. Bayern Munich dan Paris Saint-Germain memegang keunggulan kuat, sementara klub-klub Inggris menghadapi pertarungan sulit. Bracket menawarkan bentrokan antar raksasa saat turnamen menuju finalnya di Budapest.
Babak 16 besar Liga Champions yang selesai pada Maret 2026 telah menyiapkan panggung untuk kemungkinan perempat final yang menarik. Bayern Munich meraih kemenangan 6-1 saat tandang melawan Atalanta, memposisikan mereka untuk kemungkinan bertemu Real Madrid atau Manchester City. Real Madrid unggul 3-0 atas Manchester City setelah hat-trick Federico Valverde di Santiago Bernabéu, meninggalkan City membutuhkan comeback historis yang langka di Etihad Stadium. Paris Saint-Germain memegang keunggulan 5-2 atas Chelsea usai leg pertama yang kacau, yang berpotensi membawa mereka ke perempat final melawan Galatasaray atau Liverpool. Liverpool tertinggal satu gol dari Galatasaray setelah kunjungan ke Istanbul tetapi tetap optimis untuk leg kedua di Anfield. Kemajuan PSG akan menandai pertemuan ulang dengan Liverpool di fase gugur untuk musim kedua berturut-turut. Tie-tie lainnya menguntungkan Atlético Madrid, yang unggul tiga gol atas Tottenham Hotspur, dan Bodø/Glimt, yang memimpin Sporting CP dengan selisih yang sama. Arsenal bermain imbang 1-1 di Bayer Leverkusen, dengan penalti akhir membantu tim tuan rumah Jerman, sementara Newcastle United dan Barcelona juga berakhir 1-1, dengan Barcelona unggul berkat penalti Lamine Yamal di St James' Park. Barcelona baru-baru ini kalah 4-0 dari Atlético Madrid di leg pertama semifinal Copa del Rey, meskipun menang 3-0 di kandang. Perempat final potensial adalah: Paris Saint-Germain atau Chelsea vs. Galatasaray atau Liverpool; Real Madrid atau Manchester City vs. Atalanta atau Bayern Munich; Newcastle atau Barcelona vs. Atlético Madrid atau Tottenham Hotspur; Bodø/Glimt atau Sporting CP vs. Bayer Leverkusen atau Arsenal. Leg pertama perempat final dijadwalkan pada 7 dan 8 April, dengan leg kedua pada 14 dan 15 April. Semifinal digelar akhir April dan awal Mei, dengan puncaknya final di Puskás Aréna, Budapest, pada 30 Mei. Perjuangan klub-klub Inggris, termasuk kekalahan telak Manchester City, Chelsea, dan Tottenham, menimbulkan kekhawatiran atas koefisien UEFA Liga Premier dan tempat tambahan Liga Champions untuk 2026-27. Saat ini, Inggris memimpin dengan rata-rata 22.513 poin, di depan Spanyol (18.031) dan Jerman (18.000), tetapi kemajuan tim-timnya akan menentukan alokasi European Performance Spot.