React Foundation diluncurkan independen dari Meta

React Foundation telah diluncurkan di bawah Linux Foundation, mengambil alih tata kelola React, React Native, dan JSX dari Meta. Langkah ini bertujuan memberikan pengawasan netral untuk proyek open-source yang banyak digunakan. Yayasan ini diumumkan di Linux Foundation Member Summit di Napa, California.

React, pustaka JavaScript untuk membangun antarmuka pengguna melalui komponen yang dapat digunakan kembali, pertama kali dibuka sumbernya oleh Meta pada 2013. Proyek pendampingnya, React Native, memperluas model komponen ini ke pengembangan seluler di iOS dan Android. Alat-alat ini telah menjadi esensial untuk infrastruktur web dan aplikasi, dengan kontribusi dari berbagai industri. React Foundation secara resmi diluncurkan pada 25 Februari 2026, di Linux Foundation Member Summit di Napa, California. Meta telah memindahkan React, React Native, dan spesifikasi JSX ke yayasan tersebut, yang beroperasi di bawah LF Projects, LLC, anak perusahaan Linux Foundation. Hal ini menempatkan React bersama proyek besar lainnya seperti Kubernetes dan Node.js di bawah tata kelola netral. Seth Webster menjabat sebagai direktur eksekutif. Delapan perusahaan bergabung sebagai anggota pendiri Platinum: Huawei, Meta, Expo, Software Mansion, Vercel, Callstack, Amazon, dan Microsoft. Inisiatif ini pertama kali diumumkan pada Oktober 2025, mencerminkan bahwa React telah melampaui kepemilikan satu perusahaan karena keterlibatan industri yang luas. Keputusan teknis untuk React akan tetap independen dari dewan yayasan, dengan pemelihara mempertahankan kendali atas pengembangan. Prioritas yayasan mencakup pendanaan pemelihara melalui dukungan keuangan langsung untuk pustaka ekosistem, menyediakan pendidikan dan sumber daya seperti tutorial dan dokumentasi, serta memastikan aksesibilitas global bagi pengembang di seluruh dunia. Selain itu, yayasan akan mengelola infrastruktur React, termasuk repositori GitHub, sistem integrasi berkelanjutan, merek dagang, dan penyelenggaraan acara React Conf.

Artikel Terkait

Tech leaders announcing Linux Foundation's AI-powered cybersecurity initiative for open source software with major partners.
Gambar dihasilkan oleh AI

Linux Foundation announces AI security initiative with tech partners

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

The Linux Foundation has launched a new initiative using Anthropic's Claude Mythos preview for defensive cybersecurity in open source software. Partners include AWS, Apple, Broadcom, Cisco, CrowdStrike, Google, JPMorgan, Microsoft, NVIDIA, and Palo Alto Networks. The effort aims to secure critical software amid the rise of AI for open source maintainers.

Google has renewed its platinum membership with the Linux Foundation and reaffirmed its commitment to open source software. The organization is welcoming Google's April Kyle Nassi to its board of directors as part of this continued collaboration.

Dilaporkan oleh AI

The Linux Foundation has secured $12.5 million in grants from AI companies to bolster open source software security. The funding addresses maintainers overwhelmed by AI-generated vulnerability reports. It will be managed by Alpha-Omega and the Open Source Security Foundation.

Alpine Linux, a lightweight Linux distribution, has secured support from multiple cloud providers following the impending closure of Equinix Metal. The project, which relied on donated services from the platform, appealed for help earlier this year and now benefits from enhanced, diversified infrastructure. This move ensures the continuation of its operations for users in embedded systems and containers.

Dilaporkan oleh AI

The Ethereum Foundation has established a dedicated post-quantum security team to mitigate risks from quantum computing. This initiative marks a shift from theoretical research to practical implementation within the Ethereum ecosystem.

The Linux Foundation is providing scholarships and travel funding for the OSSummit and Embedded Linux Conference North America, set for May 18-20 in Minneapolis. These opportunities aim to support underrepresented groups and individuals needing financial assistance. Applications for travel funding are due by March 30, with scholarships closing on April 10.

Dilaporkan oleh AI

A small community initiative, Fedora Pocketblue Remix, is developing immutable Fedora images for phones and tablets. The project adapts Fedora Atomic for mobile hardware, offering users greater control without platform lock-in. It supports select devices with various interface options.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak