Red Hat telah mengumumkan Enterprise Linux 10, menyoroti inovasinya untuk mengatasi isu TI utama. Versi baru ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan keterampilan, mengurangi penyimpangan sistem, dan menyediakan pertahanan terhadap ancaman komputasi kuantum. Ini juga memposisikan diri sebagai fondasi untuk kesuksesan AI.
Pada 13 November 2025, Red Hat membagikan detail tentang Red Hat Enterprise Linux 10 melalui postingan di X, yang sebelumnya bernama Twitter. Pengumuman tersebut menekankan peran sistem operasi dalam menyampaikan 'inovasi berani' ke lingkungan TI modern.
Menurut postingan tersebut, Red Hat Enterprise Linux 10 'menghadirkan inovasi berani untuk menjembatani kesenjangan keterampilan TI, mengurangi penyimpangan, mempertahankan terhadap ancaman dari komputasi kuantum, dan mendukung kesuksesan sebagai fondasi tepercaya untuk AI.' Hal ini memposisikan RHEL 10 sebagai platform serbaguna bagi perusahaan yang menghadapi tuntutan teknologi yang berkembang.
Postingan tersebut mengarahkan pengguna ke sumber daya penjualan untuk #RHEL 10, yang tersedia di tautan yang disediakan: https://content.redhat.com/content/rhcc/us/en.html?referrer=%2Fcontent%2Frhcc%2Fus%2Fen%2Fsales-enablement%2Fsales-plays-overview%2Ftactic-innovate-across-the-hybrid-cloud-with-RHEL.html%3Futm_source%3DOrganic%2Bsocial%26utm_medium%3DTW%26utm_campaign%3DtopartnerRHEL10RHCC%26sc_cid%3D701f2000000tyBjAAI. Sumber daya ini dimaksudkan untuk membantu organisasi mengeksplorasi bagaimana RHEL 10 dapat mendukung strategi cloud hibrida dan inovasi.
Red Hat, pemimpin dalam solusi open-source, terus mengembangkan distribusi Linux unggulannya untuk memenuhi permintaan di bidang AI, keamanan, dan efisiensi operasional. Waktu pengumuman ini selaras dengan fokus industri yang semakin besar pada teknologi tahan kuantum dan infrastruktur AI.