Red Hat merilis OpenShift AI 3.3 untuk penskalaan AI

Red Hat telah meluncurkan OpenShift AI 3.3, sebuah platform yang bertujuan memindahkan proyek AI dari tahap pilot ke produksi penuh. Rilis ini mencakup alat-alat untuk menyederhanakan pengembangan dan penerapan AI. Diumumkan pada 13 Maret 2026.

Red Hat mengumumkan ketersediaan OpenShift AI 3.3 pada 13 Maret 2026, memposisikannya sebagai solusi untuk membantu organisasi menskalakan inisiatif kecerdasan buatan mereka. Platform ini dirancang untuk mengatasi tantangan umum dalam memindahkan AI dari pilot eksperimental ke lingkungan produksi operasional. Key features highlighted in the announcement include an AI hub for managing centralized assets, Models-as-a-Service (MaaS) for streamlined model deployment, a Gen AI studio for building generative AI applications, and capabilities for continuous evaluation and optimization. These components aim to provide a more integrated and efficient workflow for AI teams. Peluncuran ini menekankan kemajuan praktis, dengan Red Hat mendesak pengguna untuk “berhenti menunda dan mulai menskalakan.” Untuk detail lebih lanjut, perusahaan mengarahkan pihak yang berkepentingan ke penjelasan lengkap pembaruan tersebut.

Artikel Terkait

Tech leaders announcing Linux Foundation's AI-powered cybersecurity initiative for open source software with major partners.
Gambar dihasilkan oleh AI

Linux Foundation umumkan inisiatif keamanan AI bersama mitra teknologi

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Linux Foundation telah meluncurkan inisiatif baru yang menggunakan pratinjau Claude Mythos dari Anthropic untuk keamanan siber defensif pada perangkat lunak sumber terbuka. Para mitra termasuk AWS, Apple, Broadcom, Cisco, CrowdStrike, Google, JPMorgan, Microsoft, NVIDIA, dan Palo Alto Networks. Upaya ini bertujuan untuk mengamankan perangkat lunak penting di tengah meningkatnya penggunaan AI bagi pengelola perangkat lunak sumber terbuka.

Fedora telah mengambil langkah-langkah untuk mengurangi ketergantungan pada kecerdasan buatan dalam operasinya, menandai perubahan dari rencana sebelumnya untuk menambahkan dukungan AI.

Dilaporkan oleh AI

Ubuntu dan Fedora akan segera memperkenalkan fitur kecerdasan buatan dalam waktu dekat. Langkah ini diambil di tengah penolakan dari sebagian pengguna Fedora terhadap rencana AI-nya. Para pejabat menyatakan tidak ada indikasi pengguna yang meninggalkan platform akibat perubahan tersebut.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak