Sandara Park mengungkapkan kesulitan yang dihadapinya saat beradaptasi setelah pindah ke Filipina semasa kecil, termasuk hampir satu dekade memilih untuk bungkam akibat kendala bahasa.
Saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube Yoon DoHyun’s ETC, anggota 2NE1 ini menceritakan kepindahannya ke Filipina saat duduk di bangku kelas empat sekolah dasar pada usia sekitar sepuluh tahun. Ia tinggal di sana hingga awal usia dua puluhan dan menggambarkan masa itu sebagai periode yang sangat sulit, seraya menambahkan bahwa sifat pemalunya membuat ia hampir tidak pernah berbicara setelah teman-teman sekelasnya menertawakan cara pengucapannya yang salah.
Ia mengenang momen ketika seorang guru sempat menggunakan bahasa isyarat kepadanya karena mengira ia bisu. Sandara Park menjelaskan bahwa untuk mengatasi rasa tertekannya, ia menghabiskan waktu sepulang sekolah di rumah dengan mendengarkan musik dan menonton video Korea yang dipinjam dari toko.
Idola ini juga menelusuri awal mula impiannya menjadi penyanyi yang terinspirasi oleh figur masa kecilnya seperti Seo Taiji and Boys, yang kemudian berkembang hingga ke Britney Spears dan Christina Aguilera. Menurut sumber yang dekat dengan agensi, refleksi jujur ini sangat berkesan bagi para penggemar yang mengagumi ketangguhannya.