PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memperingatkan masyarakat tentang penipuan yang mengatasnamakan program pembiayaan Mekaar secara digital. Penipu menggunakan akun palsu di media sosial untuk menawarkan pinjaman mudah tanpa prosedur resmi. PNM menegaskan bahwa layanan mereka tidak menyediakan pembiayaan online.
Maraknya aplikasi pinjaman online tidak resmi dan disinformasi layanan keuangan menjadi perhatian baru. Terbaru, informasi menyesatkan beredar yang mencatut program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) milik PNM. Melalui akun palsu di media sosial, pihak tidak bertanggung jawab menawarkan pencairan Mekaar secara digital dengan janji proses mudah dan cepat, mirip pinjaman online.
Akun tersebut memanfaatkan video karyawan PNM Mekaar untuk membangun kepercayaan, sambil mempromosikan skema pinjaman yang melanggar ketentuan, seperti pengajuan online tanpa survei rumah atau usaha, serta klaim bebas bunga untuk nasabah baru. Narasi ini dinilai berbahaya karena menargetkan masyarakat yang membutuhkan pembiayaan.
Sekretaris Perusahaan PNM, L Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa PNM Mekaar tidak memiliki layanan pembiayaan online. "Seluruh proses resmi dilakukan secara tatap muka melalui pertemuan kelompok dan pendampingan langsung oleh Account Officer (AO)," katanya.
Ia mengimbau masyarakat waspada terhadap informasi di media sosial. "Hingga saat ini PNM tidak pernah menyediakan layanan pinjaman online, tidak meminta unggahan data pribadi melalui aplikasi, dan tidak memungut biaya apa pun di luar ketentuan resmi. Kami berharap masyarakat lebih berhati-hati dan segera melapor apabila menemukan pihak yang mengaku sebagai layanan digital PNM Mekaar," tegas Dodot, dikutip Minggu, 16 November 2025.
Modus penipuan ini berpotensi merugikan, terutama calon nasabah dari keluarga prasejahtera di kota hingga desa. PNM belum memiliki layanan digital dan mendorong verifikasi melalui situs resmi www.pnm.co.id. Laporkan kecurigaan via Facebook PTPNMOfficial, Instagram @PNM_Persero, atau TikTok @lifeatpnm. PNM juga mengedukasi pemilihan layanan berizin OJK dan menyediakan Call Center di 1500-165.