Setelah persiapan awal, otoritas Korea Selatan merinci pengamanan yang ditingkatkan untuk konser kembalinya BTS pada 21 Maret 2026 di pusat Seoul, dengan perkiraan hingga 260.000 penonton. Acara gratis berdurasi satu jam yang terkait dengan rilis album Arirang akan melibatkan 4.800 polisi dan 3.400 petugas, dengan mengutamakan keselamatan setelah insiden penekanan Itaewon 2022.
Pengumuman Kementerian Dalam Negeri dan Keselamatan pada 11 Maret menguraikan pendekatan 'keselamatan utama' untuk konser dari Lapangan Gwanghwamun ke Balai Kota, salah satu kerumunan terbesar di Seoul sejak Piala Dunia 2002. Sekitar 22.000 tiket gratis didistribusikan kepada penggemar secara global, dengan area tetap terbuka untuk orang lain lainnya yang hadir di lokasi tersebut. Menurut laporan, sekitar 22.000 tiket gratis telah disebar ke seluruh dunia untuk para penggemar, sementara area acara tetap terbuka untuk umum lainnya juga dapat hadir tanpa tiket. Meski demikian, jumlah pengunjung diproyeksikan mencapai 260.000 orang. Penempatan mencakup pengelolaan alur kerumunan, respons darurat, dan unit anti-terorisme. Menteri Dalam Negeri Yun Ho-jung menyoroti inspeksi pra-acara pada 19-20 Maret, pusat komando secara real-time, serta pembersihan pasca-acara. Peringatan krisis 'Caution' akan diberlakukan di Distrik Jongno dan Jung pada 21 Maret. Acara bertajuk BTS The Comeback Live | Arirang yang akan disiarkan langsung melalui Netflix ke 190 negara ini mendahului tur global BTS yang dimulai pada April (tanggal di Goyang dan Busan telah dikonfirmasi). Yun menyatakan, “Acara ini akan memamerkan bukan hanya K-culture, tapi juga K-safety.” Langkah-langkah yang diambil meliputi pemandu multibahasa, pos medis, 894 toilet umum, perkemahan semalaman diizinkan (tanpa tenda besar), serta penindakan tegas terhadap pedagang dan parkir ilegal. Koordinasi melibatkan Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan, otoritas pemadam kebakaran, serta Markas Besar Penanggulangan Keselamatan Warga Kota Seoul, yang membangun atas zonasi venue sebelumnya, penyesuaian subway, dan penutupan lokasi.