Peritel fast-fashion asal Tiongkok, Shein, telah menerima persetujuan untuk penawaran umum perdana di Hong Kong. Langkah ini menyusul hambatan sebelumnya di pasar lain. Para investor kini menilai perusahaan tersebut dengan valuasi antara empat puluh hingga lima puluh miliar dolar.
Shein telah mendapatkan persetujuan untuk mencatatkan saham di Hong Kong setelah upaya sebelumnya terhambat. Perusahaan ini sempat menghadapi pengawasan regulasi dan kritik di Amerika Serikat dan Inggris.
Peritel tersebut bertujuan menggunakan pencatatan ini untuk memperkuat posisinya. Pejabat Hong Kong melihat IPO ini sebagai dorongan bagi peran kota tersebut sebagai pusat keuangan.
Proyeksi menempatkan valuasi Shein di kisaran empat puluh hingga lima puluh miliar dolar setelah penawaran tersebut berlangsung.